Menuju Mubes The Jakmania 2026, Konsolidasi Wilayah Masuki Tahap Akhir

Ketua Steering Committee (SC) Mubes The Jakmania 2026, M. Larico Ranggamone, mantan Ketua Umum The Jakmania periode 2010–2014 (dua periode).

JAKARTA, SPN — Rangkaian Musyawarah Besar (Mubes) The Jakmania 2026 memasuki tahap konsolidasi akhir dengan progres sekitar 80 persen. Proses konsolidasi mencakup Musyawarah Wilayah (Muswil) di seluruh koordinator wilayah, evaluasi kepengurusan, serta persiapan mekanisme pencalonan ketua umum.

Ketua Steering Committee (SC) Mubes The Jakmania, M. Larico Ranggamone, mengatakan dari total 105 wilayah yang dimiliki, sebanyak 87 wilayah telah menjalani konsolidasi. Wilayah tersebut tersebar di DKI Jakarta, Jabodetabek, hingga luar negeri seperti Jepang dan Taiwan.

Sponsored Banner Pulauseribu.co.id

“Sekarang sudah 87 wilayah yang selesai, sisanya ditargetkan rampung dalam waktu dekat,” kata Larico saat berbincang-bincang dengan redaksi SPN di Jakarta, Selasa malam (23/6/2026).

Ia menjelaskan, Muswil menjadi tahapan evaluasi kinerja koordinator wilayah selama tiga tahun terakhir. Hasil evaluasi akan menjadi dasar penentuan keberlanjutan atau pergantian kepengurusan di masing-masing wilayah.

Penilaian dilakukan berdasarkan laporan pertanggungjawaban, aktivitas organisasi, serta respons anggota terhadap kepengurusan.

“Dari situ akan terlihat apakah kinerja korwil diterima atau tidak oleh anggota,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Ayah Rico ini menegaskan, tahapan pencalonan ketua umum belum dibuka secara resmi. Karena itu, nama-nama yang beredar saat ini belum dapat dikonfirmasi sebagai kandidat.

Menurut SC, proses masih berada pada tahap administrasi dan verifikasi awal. Pengumuman bakal calon akan dilakukan setelah mekanisme pendaftaran dibuka sesuai jadwal organisasi.

Dalam mekanisme pencalonan, bakal calon ketua umum wajib memperoleh dukungan minimal dari lima wilayah. Setelah itu, kandidat akan mengikuti verifikasi administratif serta uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

SC juga menyebutkan, sosialisasi calon masih dimungkinkan selama tidak melanggar aturan organisasi.

“Sosialisasi di wilayah seperti di warung kopi atau kafe masih diperbolehkan selama tidak ada pelanggaran aturan,” ungkapnya.

Setelah Muswil selesai di seluruh wilayah, tahapan berikutnya adalah konsolidasi tingkat pusat, pembahasan AD/ART, dan persiapan pemilihan raya Mubes. SC menegaskan seluruh proses Mubes akan dijalankan secara independen tanpa intervensi pihak luar. Terlebih seluruh kandidat maupun peserta dipastikan dari internal kader Jakmania.

“Karena semua berangkat dari kaderisasi Jak Mania,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan sejumlah tokoh sentral yang masih menaruh perhatian lebih terhadap keberlanjutan organisasi suporter macan Kemayoran ini.

Untuk diketahui, Mubes The Jakmania 2026 direncanakan menjadi agenda penguatan organisasi, kaderisasi, serta penentuan arah kepemimpinan suporter Persija Jakarta ke depan. Adapun Pelaksanaan dijadwalkan akan berlangsung di Jakarta Barat pada awal Juli 2026. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.