JAKARTA, SPN — Kendaraan listrik Kia PV5 tampil dengan konsep berbeda dalam ajang GIIAS 2026. Kendaraan berbentuk MPV boxy tersebut diperkenalkan sebagai Medical Purpose Vehicle (MPV), yakni layanan pemeriksaan kesehatan yang dapat menjangkau masyarakat secara langsung.
Konsep tersebut merupakan kolaborasi Kia Sales Indonesia bersama Hyundai Motor Group, Sinarmas Land, dan Eka Hospital. Kia PV5 ditampilkan sebagai kendaraan Medical Check Up (MCU) berjalan dengan sejumlah fasilitas pemeriksaan kesehatan dasar.
VP Commercial Kia Sales Indonesia Welly Nugroho mengatakan, konsep tersebut menunjukkan potensi PV5 untuk mendukung mobilitas layanan kesehatan yang lebih responsif, aman, dan efisien.
“Fleksibilitas platform ini memungkinkan kendaraan dikembangkan menjadi ruang fungsional, yang dapat membawa layanan kesehatan langsung ke berbagai lokasi sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Welly.
Kia PV5 dalam konsep tersebut dilengkapi sejumlah perangkat pemeriksaan, antara lain USG portabel Butterfly iQ+, Airdoc Retina Scan, dukungan Vitamin C, serta elektrokardiogram (EKG) untuk pemeriksaan kondisi jantung.
Kehadiran kendaraan ini sekaligus menunjukkan potensi pemanfaatan mobil listrik untuk mendukung pelayanan publik, khususnya layanan kesehatan yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Secara teknis, Kia PV5 menggunakan platform kendaraan listrik E-GMP.S dengan karakteristik komponen modular terintegrasi atau Integrated Modular Architecture (IMA). Kendaraan ini memiliki lantai kabin rata serta bagian bodi atas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Dengan fleksibilitas tersebut, PV5 berpotensi digunakan tidak hanya sebagai kendaraan layanan kesehatan, tetapi juga untuk kebutuhan komersial, logistik, hingga berbagai layanan publik.

Meski demikian, Kia PV5 saat ini belum dipasarkan secara resmi di Indonesia.

Kehadirannya di GIIAS 2026 masih dalam bentuk kendaraan percontohan untuk menunjukkan potensi pengembangan kendaraan listrik tersebut. ***









