JAKARTA, SPN – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur mengikuti tiga kategori perlombaan dalam Festival Urban Farming 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada 4-5 Juli 2026. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan perkotaan melalui pengembangan urban farming.
Kepala Sudin KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto, mengatakan pihaknya mengikuti kategori penggiat urban farming, lomba Museum Rekor Indonesia (MURI), serta lomba booth dan landscape dekorasi bunga.
Menurut Taufik, seluruh kecamatan di Jakarta Timur ikut berkontribusi dengan mengirimkan hasil budidaya terbaiknya untuk ditampilkan dalam festival tersebut.
“Seluruh warga dari tujuh kecamatan berpartisipasi dalam mengirimkan pertaniannya. Mudah-mudahan Jakarta Timur menampilkan yang terbaik pada Festival Urban Farming,” kata Taufik dalam keterangannya, Sabtu (4/7/2026).
Ia menjelaskan, sedikitnya 25 komoditas ditampilkan dalam ajang tersebut. Sebagian besar merupakan hasil budidaya masyarakat di Jakarta Timur. Penilaian meliputi proses budidaya mulai dari penanaman, perawatan hingga panen yang ditampilkan secara visual melalui dokumentasi foto dan video, lengkap dengan lokasi penanamannya.
Taufik berharap keikutsertaan Jakarta Timur dapat menunjukkan komitmen pemerintah kota bersama masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Ibu Kota.
“Mudah-mudahan keikutsertaan kita pada acara festival ini memberikan gambaran kepada Pemprov DKI Jakarta bahwa Pemkot Jakarta Timur berpartisipasi dalam ketahanan pangan,” ujarnya.
Festival Urban Farming 2026 merupakan bagian dari rangkaian Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 yang dibuka Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Mengusung tema A Creative Movement for a Sustainable Global City, festival ini digelar dalam rangka peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan pembangunan kota berkelanjutan. ***
