JAKARTA, SPN – Musyawarah Besar (Mubes) The Jakmania 2026 akan menjadi momentum penting bagi organisasi suporter Persija Jakarta untuk menentukan arah organisasi sekaligus memilih kepemimpinan baru untuk periode tiga tahun mendatang.
Ketua Organizing Committee (OC) Mubes The Jakmania 2026, Muhammad Alveno, mengatakan forum tersebut diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang dapat merangkul seluruh anggota The Jakmania.
“Kami berharap mendapatkan kepemimpinan untuk tiga tahun ke depan yang lebih mampu menjangkau dan merangkul seluruh Jakmania. Mengingat Jakmania merupakan salah satu kelompok suporter terbesar di Indonesia,” ujar Alveno saat ditemui di sela-sela rapat di Sekretariat Jakamania, di Gelanggang Mahasiswa Sumantri Brojonegoro, Jakarta Selatan, Kamis, (25/6/2026).
Menurutnya, Mubes tahun ini tidak mengusung tema khusus. Namun, forum akan lebih menitikberatkan pada harapan anggota terhadap masa depan organisasi dan sosok pemimpin yang akan membawa The Jakmania berkembang lebih baik.
Terkait kemungkinan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Alveno menjelaskan seluruh keputusan akan dikembalikan kepada mekanisme persidangan dalam Mubes.
“Kalau ada usulan perubahan tentu akan dibahas dalam forum. Semua tergantung dinamika dan aspirasi peserta Mubes,” katanya.

Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Mubes The Jakmania 2026, Nurpatria Heriyanto, menyebut salah satu perhatian utama dalam Mubes kali ini adalah bagaimana peran The Jakmania dapat semakin mendukung pencapaian prestasi Persija Jakarta.
“Peran Jakmania menuju Persija menjadi juara. Harapannya ke depan ada prestasi-prestasi gemilang yang bisa diraih Persija,” ungkap Nurpatria.
Ia menegaskan panitia berkomitmen menjaga netralitas dan independensi selama seluruh tahapan Mubes berlangsung. Berbagai aturan dan mekanisme telah disosialisasikan kepada anggota guna memastikan proses berjalan demokratis.
“Kami sudah menyampaikan berbagai ketentuan yang harus dipatuhi. Harapannya Mubes berjalan lancar, netral, dan demokratis hingga selesai,” ujarnya.
Nurpatria menambahkan, syarat pencalonan Ketua Umum The Jakmania telah diatur dalam AD/ART organisasi. Selain mendapatkan dukungan minimal lima wilayah, calon juga harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) aktif, pernah menjadi pengurus sekurang-kurangnya satu tahun, serta berusia maksimal 50 tahun.
Ia juga menegaskan The Jakmania tetap menjaga independensinya sebagai organisasi suporter.
“Jakmania adalah organisasi yang independen. Kami bermitra dengan siapa saja, termasuk pemerintah daerah maupun Persija, tetapi tidak berada di bawah institusi mana pun,” tandasnya.
Saat ini, panitia terus mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan Mubes, termasuk koordinasi teknis dan pengamanan, hingga bidang Infokom agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib dan sukses. ***





