BPJN NTT turut bersinergi dengan tim TNI Kodam Udayana untuk membuat jembatan bailey darurat sebagai pengganti sementara jembatan Teodhae 1 dan 2. Jembatan bailey di Teodhae 1 sepanjang 30 meter dikerjakan oleh BPJN NTT sementara jembatan bailey di Teodhae 2 yang juga memiliki panjang 30 meter dikerjakan oleh Tim Kodam Udayana
Pada saat ini pekerjaan jembatan bailey hanya terfokus di Teodhae 1. Pekerjaan yang sudah berjalan berupa pekerjaan dasar jembatan yakni membuat galian untuk abutment jembatan, Perakitan kawat bronjong untuk dudukan jembatan bailey dan mobilisasi 2.700 kawat bronjong. Pekerjaan ini menjadi salah satu penunjang pekerjaan pondasi yang ditargetkan selesai pada minggu ke 4 September 2025.











