JAKARTA, SPN – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS hari ini, Kamis 29 Oktober 2026, masih berada di level tinggi di atas Rp18.000 per Dolar AS.
Berdasarkan data Seputarforex dan JISDOR Bank Indonesia per penutupan Rabu kemarin, Rupiah ditutup melemah 28 poin atau 0,15 persen ke level Rp18.184 per Dolar AS dari sebelumnya Rp18.156. Kurs acuan JISDOR tercatat Rp18.183 per Dolar AS.
Untuk kurs hari ini 29 Oktober 2026:
– USD: Jual Rp18.242, Beli Rp18.060, Tengah Rp18.151
– Dibuka pagi tadi melemah 5 poin ke Rp18.161 dari penutupan sebelumnya
Penyebab Pelemahan
1. Global: Pasar waspada menanti hasil rapat Dewan Gubernur The Fed (FOMC). Keputusan suku bunga diumumkan Kamis dini hari WIB 29 Oktober, konsensus tahan di 3,75 persen-4,00 peren. Lonjakan harga minyak di atas US$115/barel karena konflik Timur Tengah juga bikin Dolar AS menguat.
2. Domestik: Kekhawatiran reklasifikasi pasar saham Indonesia oleh MSCI dari Emerging Market ke Standalone Market. Potensi outflow US$ 3-6 Miliar bikin asing jual Rp96,72 Triliun sejak awal tahun. Ditambah kebutuhan valas korporasi akhir bulan untuk impor dan bayar utang luar negeri.
Prediksi Hari Ini
Analis memperkirakan Rupiah hari ini bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp18.100 hingga Rp18.250 per Dolar AS, bahkan ada proyeksi Rp18.180 – Rp18.230.
Bank Indonesia dipastikan lanjut intervensi di pasar valas untuk jaga stabilitas. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto optimis makroekonomi stabil dan Rupiah tidak akan tembus Rp19.000.










