KORLABI Dukung Novel Bamukmin di Tengah Isu Penunjukan Komisaris HIN

Imam Besar Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab bersama Ketua KORLABI Damai Hari Lubis.

JAKARTA,SPN – Ketua KORLABI Damai Hari Lubis menyatakan dukungannya kepada Wakil Ketua KORLABI, Novel Chaidir Hasan Bamukmin atau Novel Bamukmin, di tengah kabar yang menyebut namanya masuk dalam jajaran komisaris PT Hotel Indonesia Natour (HIN), anak usaha PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney).

Dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (5/7/2026), Damai menilai polemik yang berkembang di media sosial tidak mengurangi rekam jejak perjuangan Novel selama ini.

Menurut dia, apabila kabar penunjukan tersebut benar, KORLABI justru menyambut baik dan memberikan dukungan.

“Kami tidak iri. Justru kami mendukung apabila beliau memang dipercaya mengemban amanah tersebut,” kata Damai.

Ia mengatakan Novel memiliki rekam jejak panjang dalam kegiatan advokasi, termasuk bersama ACTA, Eks TPUA, AAB, dan KORLABI dalam sejumlah pelaporan yang berkaitan dengan dugaan penodaan agama.

Damai menyebut kiprah Novel merupakan bagian dari apa yang ia istilahkan sebagai “jihad konstitusional”, yakni memperjuangkan berbagai persoalan melalui jalur hukum dan konstitusi.

Sponsored Banner Pulauseribu.co.id

Ia juga menyinggung rencana pengembangan bisnis InJourney Hospitality di Arab Saudi untuk mendukung layanan akomodasi jemaah haji. Menurutnya, pengalaman Novel dalam kegiatan sosial dan pelayanan umat dapat menjadi nilai tambah apabila benar dipercaya mengemban amanah di perusahaan tersebut.

Menutup pernyataannya, Damai meminta Novel tetap fokus menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

“Teruslah berkiprah di mana pun dibutuhkan, jangan goyah. Jangan hiraukan pihak-pihak yang terus mencibir. Seperti pepatah, ‘*** menggonggong, kafilah tetap berlalu’, selama tidak mengganggu, teruslah berkarya dan jalankan amanah sesuai fungsi serta tugas negara,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, kabar ini sebelumnya ramai di media sosial, PT Hotel Indonesia Natour (HIN) maupun PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) belum memberikan keterangan resmi terkait kabar penunjukan Novel Bamukmin sebagai komisaris, begitu juga sosok Novel Bamukmin yang tak bersuara. ***