JAKARTA, SPN – IHSG hari ini Kamis (29/10/2026) berpeluang melanjutkan penguatan terbatas setelah rebound di sesi kedua kemarin.
Pada penutupan Rabu (28/10/2026), IHSG ditutup naik tipis 16,18 poin atau 0,31 persen ke level 5.282,31. Sebelumnya indeks sempat tertekan ke titik terendah 5.167,34 sebelum bangkit di akhir perdagangan. Nilai transaksi Rp15,81 triliun, tapi 406 saham masih terkoreksi – penguatan ditopang saham big cap ASII, BBCA, BBNI.
Proyeksi Hari Ini
– Bullish: 5.300 – 5.360 jika bertahan di atas 5.282 dan tembus resistance 5.300 dengan volume positif
– Netral: 5.220 – 5.300, konsolidasi nunggu arah global
– Bearish: 5.167 – 5.220 jika gagal bertahan di 5.282
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda menyebut, ini technical rebound setelah berulang kali dapat beli di area support. Tapi tren masih bearish, karena IHSG masih di bawah MA20 5.731 dan MA200 6.
Sentimen Penggerak Hari Ini
1. The Fed: Keputusan suku bunga dini hari tadi WIB, konsensus tahan di 3,75%-4,00 persen. Pasar tunggu statement Ketua The Fed soal inflasi. Kalau hawkish, Dolar AS menguat lagi.
2. Rupiah dan Obligasi: Rupiah di Rp18.100-18.150 dan yield SBN 10 tahun tembus 7,5 persen jadi tekanan.
3. Domestik: Kebijakan BEI soal saham HSC (High Shareholding Concentration) mulai berlaku 2 November 2026, plus laporan kinerja emiten Q3/2026.
Rekomendasi Saham Hari Ini:
– BBRI – Accumulative Buy Rp2.750-Rp2.930, Target Rp2.950 / Rp3.060 / Rp3.360 (pola hammer, RSI positif)
– AADI, ANTM, DSNG – Pantauan BRI Danareksa
– ISAT – Wait and See dulu.




