NABIRE, SPN – Ratusan ibu rumah tangga di Kabupaten Nabire memadati lokasi pasar murah yang digelar dihalaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Rabu kemarin. Masyarakat rela mengantre demi mendapatkan sejumlah bahan pokok berupa beras, minyak goreng, telur, gula, dan bahan pangan lainnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga dipasar.
Pasar murah tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Ketahanan Pangan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Program ini bertujuan guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Ibu Orpa, warga Distrik Napan mengaku dapat merasakan langsung dari Pasar murah tersebut. Dirinya mengaku sejak pagi untuk membelanjakan kebutuhannya di pasar murah tersebut.
“Walaupun selisih harganya sekitar Rp3.000 sampai Rp5.000 per kilogram dibanding pasar yang biasanya, bagi kami potongan itu sangat berarti untuk menghemat pengeluaran bulanan,” ujar Orpa.
Ibu Orpa berharap Pemerintah daerah bisa rutin menggelar pasar murah agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
Dalam pelaksanaan Gerakan Pasar Murah 2026, melibatkan sekitar 11 distributor pangan, Perum Bulog serta empat pelaku usaha pangan dari kelompok tani binaan Dinas Ketahanan Pangan Nabire.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan komoditas sekaligus membantu menjaga kestabilan harga pangan di tengah masyarakat.







