Pangdam Cendrawasih Sebut Kodam Papua Tengah Diresmikan 5 Oktober 2026 Saat HUT TNI

Pangdam Cendrawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang Pastikan Kodam Papua Tengah Direskikan 5 Oktober 2026.
Pangdam Cendrawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang Pastikan Kodam Papua Tengah Direskikan 5 Oktober 2026.

JAYAPURA, SPN –  TNI Angkatan Darat akan meresmikan Komando Daerah Militer (Kodam) Papua Tengah yang berkedudukan di Nabire pada 5 Oktober 2026 mendatang, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 TNI di Monas Jakarta.

Hal itu disampaikan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang di Jayapura, hari Minggu kemarin.

“Kodam Papua Tengah nantinya membawahi Korem, Kodim, dan satuan lainnya yang berada di Provinsi Papua Tengah dan dijadwalkan diresmikan saat HUT Ke-81 TNI,” kata Febriel.

Setelah diresmikan, Kodam Papua Tengah akan menjadi struktur komando kewilayahan yang membawahi satuan TNI AD di Provinsi Papua Tengah.

Salah satu satuan yang masuk adalah Korem 173/Praja Vira Braja (PVB). Selain itu terdapat enam Kodim yakni: Kodim 1705/Nabire, Kodim 1703/Deiyai, Kodim 1718/Intan Jaya, Kodim 1714/Puncak Jaya, Kodim 1717/Puncak serta Kodim 1710/Mimika.

Kodam Papua Tengah termasuk dalam 5 Kodam baru yang akan diresmikan bersamaan. Sesuai arahan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, 5 Kodam baru tersebut berada di Papua Tengah, DIY Yogyakarta, NTT (Flores), Maluku Utara, dan Kepulauan Riau.

Febriel mengatakan selain pembentukan Kodam Papua Tengah, TNI AD juga akan membentuk dua Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) dan satu Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) di wilayah yang nantinya tetap berada di bawah Kodam XVII/Cenderawasih.

Pembentukan satuan baru tersebut dilakukan karena dua Yon TP dan satu Brigif TP yang saat ini berada di wilayah Papua Tengah akan masuk dalam jajaran kodam baru.

Menurut Pangdam, berbagai persiapan untuk pembentukan Kodam Papua Tengah maupun satuan teritorial pembangunan di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih terus dilakukan.

Ia mengatakan keberadaan Batalyon Teritorial Pembangunan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena para prajurit turut membantu penanganan berbagai kejadian, termasuk kebakaran serta kebakaran hutan dan lahan.

No More Posts Available.

No more pages to load.