Kwatisore Nabire, SPN – Bupati Nabire, Mesak Magai, menutup secara resmi kegiatan Jemput Bola Pelayanan Administrasi Kependudukan Menjangkau Kwatisore pada Jumat (24/07/2026). Bupati menegaskan data kependudukan yang akurat adalah fondasi utama pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Program ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Nabire bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dalam memperluas cakupan kepemilikan dokumen kependudukan hingga ke wilayah pesisir dan daerah terpencil meliputi perekaman KTP-el, pencetakan KIA, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Dalam sambutannya, Bupati Mesak Magai mengapresiasi jajaran Disdukcapil yang turun langsung ke wilayah pesisir. Menurutnya, hadirnya negara di tengah masyarakat adalah bukti komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam administrasi kependudukan.
“Data kependudukan adalah fondasi pelayanan publik dan pembangunan daerah. Tanpa data yang valid, kita tidak bisa menyalurkan bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan program pembangunan lainnya dengan tepat sasaran,” tegas Bupati.

Bupati juga meminta masyarakat Kwatisore memanfaatkan momentum ini untuk melengkapi dokumen kependudukan. Ia berharap kegiatan jemput bola seperti ini terus dilakukan secara rutin ke distrik-distrik lain yang aksesnya jauh dari pusat kota.
Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta seluruh Kepala Distrik, Kepala Kampung, Ketua RT/RW, serta Perangkat Pemerintah untuk aktif membantu proses pendataan masyarakat, mulai dari pencatatan kelahiran hingga pelaporan kematian agar data kependudukan selalu mutakhir.
Menurut Bupati Nabire, Mesak Migai, dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk elektronik, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, hingga Akta Kematian menjadi syarat utama dalam memperoleh berbagai layanan pemerintah, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, pertanian, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat.






