JAKARTA, SPN – Badan Musyawarah (Bamus) Betawi menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan kondusivitas Jakarta menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 melalui penguatan sinergi dengan Polda Metro Jaya.
Komitmen tersebut disampaikan usai Ketua Umum Bamus Betawi H. Riano P. Ahmad bersama jajaran pengurus melakukan silaturahmi dengan Polda Metro Jaya sebagai upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di Ibu Kota belum lama ini.
Wakil Ketua Umum I Bamus Betawi Munir Arsad mengatakan Bamus Betawi sebagai organisasi payung masyarakat Betawi ingin memastikan peringatan HUT Kemerdekaan RI berlangsung aman, damai, dan tertib.
“Kami hadir sebagai mitra pemerintah dan aparat keamanan untuk memastikan Jakarta tetap aman, damai, dan kondusif. Menjelang HUT Ke-81 Republik Indonesia, seluruh elemen masyarakat harus bersatu menjaga suasana yang sejuk,” kata Munir dalam keterangan resminya, Jumat (7/8/2026).
Ia mengatakan Bamus Betawi sebagai tuan rumah di Jakarta memiliki tanggung jawab moral untuk merangkul seluruh suku dan budaya serta menjaga persatuan masyarakat di Ibu Kota.
Menurut Munir, koordinasi dengan Polda Metro Jaya merupakan langkah preventif agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini melalui kolaborasi antara aparat, tokoh masyarakat, dan warga.
“Kami tidak ingin Jakarta mengalami situasi yang merugikan masyarakat. Karena itu Bamus Betawi memilih memperkuat sinergi dengan kepolisian, bukan bertindak sendiri. Menjaga Jakarta adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.
Selain itu, Munir mengingatkan agar setiap persoalan yang muncul di internal organisasi diselesaikan melalui mekanisme musyawarah dan mufakat, bukan melalui langkah-langkah yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik.
Ia menegaskan hasil Musyawarah Besar (Mubes) Bamus Betawi 2023 telah menetapkan H. Riano P. Ahmad sebagai Ketua Umum yang memiliki kewenangan penuh sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, termasuk dalam pengangkatan maupun pergantian pengurus.
Munir juga menyampaikan aspirasi sejumlah organisasi anggota agar dilakukan penataan terhadap pihak-pihak yang dinilai tidak lagi sejalan dengan visi perjuangan organisasi. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan menjaga soliditas dan menghormati perjuangan para pendiri Bamus Betawi.
Saat ini, sekitar 74 organisasi masyarakat Betawi tercatat aktif berhimpun di bawah naungan Bamus Betawi. Seluruh anggota diharapkan terus menjaga kekompakan dan berkontribusi dalam pembangunan Jakarta.
Bamus Betawi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno yang dinilai memberikan perhatian terhadap pelestarian budaya Betawi dan pemberdayaan masyarakatnya.
Menutup keterangannya, Munir mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh informasi yang dapat memecah belah, sehingga Jakarta tetap aman, damai, dan kondusif menjelang peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia. ***





