Dirinya juga memberikan apresiasi kepada tiga pegawai terbaik BP Tapera dari dana pribadinya berupa umroh ke tanah suci.
“Dengan doa dan kerja keras BP Tapera dalam 3 bulan pertumbuhannya 1.100 persen artinya 11 kali. Dengan kerja keras, dengan kepercayaan dan dukungan dari Presiden Prabowo yang luar biasa dukungan dari DPR, Gubernur BI, dari Menteri Keuangan, dari Danantara dari BUMN, BPKP, BPK dan Anggota DPR Komisi 5 yang menjadi teman diskusi yang luar biasa. serta teman-teman pengembang dan perbankan yang semuanya membantu dalam Program 3 Juta Rumah,” katanya.
Sementara itu, Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menjelaskan progres kinerja rumah subsidi yang memanfaatkan FLPP dan Tapera mulai 20 Oktober 2024 hingga 16 Mei 2025 mencapai angka 167.160 unit. Sedangkan data mulai 1 Januari – 16 Mei 2025 mencapai 125.875 unit.
Saat ini Kementerian PKP dan BP Tapera telah mengalokasikan KPR FLPP kepada 20 segmentasi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dari segmentasi MBR tersebut sudah menyatakan komitmen dan ada juga yang sudah dilakukan serah terima unit rumah subsidi.
“Dengan berbagai kemudahan dan dorongan dari Menteri PKP khusunya terobosan dan inovasi kebijakan pembebasan biaya BPHTB dan PBG kebijakan depan BP Tapera tetap optimis capaian FLPP bisa lebih meningkat,” harapnya.







