Sumatera Barat SPN– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau ruas Inpres Jalan Daerah (IJD) Payakumbuh–Sitangkai, sebagai bagian dari percepatan peningkatan konektivitas wilayah di Sumatera Barat. Peninjauan dilakukan bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, usai kunjungan ke sejumlah lokasi di Kabupaten Agam hingga Limapuluh Kota.
IJD merupakan program strategis yang diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk mendukung swasembada pangan dan energi. Program ini ditujukan membantu pemerintah daerah meningkatkan kualitas jalan strategis yang selama ini terkendala keterbatasan anggaran.
Menteri Dody menjelaskan, penanganan ruas Payakumbuh–Sitangkai merupakan tindak lanjut langsung arahan Presiden Prabowo Subianto. “IJD ini memang hasil instruksi langsung dari Pak Presiden. Hampir 6 kilometer kita bangun dengan beton, sisanya aspal. Karena di sini banyak galian C, kalau semuanya aspal dikhawatirkan tidak bertahan lama,” ujarnya. Rabu (28/01/2026)
Saat ini, Kementerian PU telah menyelesaikan penanganan sepanjang 2,9 kilometer. Sisa ruas akan dilanjutkan secara bertahap mulai 2026. “Sekitar 2,9 kilometer sudah jadi. Sisanya kita mulai tahun 2026. Untuk lanjutan sampai Batusangkar sekitar 25 kilometer, Insyaallah bisa dimulai pertengahan tahun,” kata Menteri Dody.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PU. Menurutnya, pembangunan IJD Payakumbuh–Sitangkai mendapat alokasi anggaran sekitar Rp75 miliar. “Sebanyak 2,9 kilometer dibangun dengan aspal dan 5,8 kilometer sisanya dengan beton. Insyaallah akan ada lanjutan sekitar 25 kilometer menuju Batusangkar,” ujar Andre.
Andre juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan jalan yang telah dibangun. “Jangan sampai jalan yang sudah dibangun rusak dalam satu-dua tahun,” katanya.
Senada, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyatakan kesiapan pemerintah provinsi untuk mendukung penuh program Kementerian PU. “Kami siap mengendalikan penggunaan jalan ini sesuai izin, termasuk untuk truk-truk pengangkut material,” ujarnya.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Dody juga meninjau usulan rehabilitasi dan rekonstruksi Pasar Koto Baru dan Pasar Payakumbuh sebagai bagian dari pemulihan infrastruktur ekonomi pascabencana.
“Kita lihat dulu kesiapan dokumen. Basic design sudah ada, selanjutnya kita susun grand design dan DED. Setelah itu baru dihitung anggarannya. Sesuai arahan Presiden, Kementerian PU wajib membantu masyarakat bangkit lebih baik, karena pasar ini adalah urat nadi perekonomian,” pungkas Menteri Dody.







