JAKARTA, SPN – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat konektivitas menuju kawasan strategis ekonomi melalui pembangunan jalan akses Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Sulawesi Utara.
Proyek ini merupakan program strategis Kementerian PU melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Jalan Daerah (IJD).
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembangunan infrastruktur jalan adalah fondasi penting pemerataan pembangunan.
“Pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan dan jembatan, merupakan fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Konektivitas yang baik akan memperlancar distribusi logistik, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar, serta memperkuat integrasi wilayah,” kata Dody dalam rilisnya, baru-baru ini.
Jalan akses KEK Bitung dibangun sepanjang 1.000 meter atau sekitar 1 kilometer. Badan jalan dibangun dengan lebar 2 x 10 meter menggunakan konstruksi perkerasan kaku (rigid pavement), dilengkapi median selebar 6 meter serta bahu jalan masing-masing 3 meter.
Untuk mendukung sistem drainase, jalan tersebut juga dilengkapi saluran samping menggunakan U-ditch berukuran 2 x 1,1 meter. Sementara itu, aspek penerangan jalan diperkuat dengan pemasangan 21 unit tiang dan lampu penerangan.
Infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas sekaligus memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, khususnya mendukung industri dan logistik di KEK Bitung yang terkoneksi dengan Tol Manado-Bitung.
Menurut Menteri PU, pembangunan ini juga sejalan dengan percepatan Manado Outer Ring Road (MORR) III yang menjadi kunci agar arus logistik tidak lagi bergantung pada jalur dalam Kota Manado yang padat.










