HMI BABEL Raya ajukan usul agar Dirut PT Timah kirim penambang ilegal & mitra nakal ke Barak

Avatar photo
Pengurusan Cabang Himpunan Mahasiswa Islam Cang Bangka Belitung Raya tahun 2025-2026 (foto: dok HMI Babel )
Pengurusan Cabang Himpunan Mahasiswa Islam Cang Bangka Belitung Raya tahun 2025-2026 (foto: dok HMI Babel )

Bangka Belitung, SPN – Peradaban Bangsa ini masih cukup jauh untuk bisa beranjak kelevel yang lebih tinggi, lihatlah bagaimana penghormatan terhadap lingkungan yang masih dikesampingkan, misalnya penjarahan tambang timah ilegal yang dilakukan secara terang-terangan tanpa diusik oleh penjamin keamanan.

Dengan begini buruknya perusahaan sangat tampak dilihat dari massifnya penjarahan lokasi IUP milik perusahaan sendiri melalui cara pendiaman dan membiarkan assetnya untuk dicuri atau digarap dengan ilegal.

Di Penghujung tahun 2023 Babel dihebohkan dengan digulirkannya kabar praktik Mega korupsi tata kelola & niaga Timah yang mengakibatkan negara mengalami kerugian ± 300 T.

Praktik korupsi ini merupakan contoh nyata kegagalan tata kelola & niaga Timah, serta gagalnya negara melalui perusahaan plat merah yakni PT Timah dalam menjaga assetnya baik fisik maupun non fisik.

Dalam Rapat Dengar Pendapat ( RDP) dengan Komisi VI DPR-RI , Rabu (14/5/2025 ) bersama dengan Dirut PT Mind Id & Dirut PT. Timah Tbk. RDP tersebut membahas mengenai tentang evaluasi dan pengembangan tata niaga komoditas timah.

Ketua bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTKP) HMI Babel raya Atha menanggapi wacana evaluasi tata kelola dan tata niaga Timah. Menurut Atha perbaikan tata kelola timah tak cukup hanya sebatas ucapan saja, namun harus diimbangi dengan tindakan.

Menurut Atha, para Penambang untuk memahami penerapan kaidah-kaidah good mining practice yang terlegitimasi sampai tingkatan paling bawah. Untuk itu dibutuhkan partisipasi dari seluruh stakeholder untuk dapat mengedukasi para penambang sebagai bagian dari upaya perbaikan.

“Massifnya aktivitas pertambangan ilegal oleh swasta ataupun mitra PT timah sangat jelas merugikan masyarakat Babel maupun negara, sehingga dalam hal ini penting untuk dapat meningkatkan kesadaran nasionalisme yang terfokus pada penekanan rasa cinta dan kesetiaan yang tinggi terhadap negara dan bangsa untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap kemajuan negara.

Hal ini sangat dibutuhkan dalam pengaktualisasian komitmen bersama untuk memperbaiki tata kelola & niaga Timah. Dengan begitu HMI Babel Raya mendorong PT timah melalui Direktur Utama untuk segera merekomendasikan para penambang ilegal maupun mitra PT Timah yang melakukan pelanggaran untuk dapat dibina kebarak militer”.Jelas Atha

Diyakini Atha, dengan mendorong PT timah bersikap tegas kepada stackholder dalam pengelolaan biji timah dengan mendidik para pelaku yang berulah dikirim kebarak militer, dapat meningkatkan kesadaran nasionalisme agar tidak merugikan negara dapat terejawantahkan dengan baik serta hal tersebut dapat menciptakan iklim pengelolaan biji timah yang baik dalam rangka optimalisasi peran SDA.