JAKARTA, SPN — Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) menyampaikan apresiasi penuh kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas langkah nyata dalam memberikan bantuan dan kepedulian kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menghadapi kondisi pasca bencana.
FPPJ menilai bantuan tersebut bukan sekadar bentuk dukungan materiil, tetapi juga menjadi wujud nyata solidaritas antardaerah dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat Indonesia yang sedang membutuhkan uluran tangan.
Ketua Umum FPPJ, Endriansyah, menyampaikan bahwa langkah Pemprov DKI Jakarta patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa Jakarta tidak hanya berbicara tentang pembangunan di dalam wilayahnya, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan di daerah lain.
“Kami dari FPPJ memberikan apresiasi penuh kepada Pemprov DKI Jakarta. Kepedulian seperti ini merupakan contoh bahwa pemerintah harus hadir ketika masyarakat di daerah lain sedang menghadapi kesulitan. Solidaritas kemanusiaan tidak boleh dibatasi oleh wilayah administrasi,” ujar Endriansyah dalam keterangan resminya, Kamis, (20/8/2026).
Menurut FPPJ, semangat gotong royong dan kepedulian sosial merupakan bagian penting dari karakter bangsa Indonesia. Ketika suatu daerah mengalami musibah atau membutuhkan bantuan, daerah lain memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membantu sesuai dengan kemampuan dan kewenangannya.
FPPJ juga berharap bantuan yang diberikan dapat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat NTT, terutama bagi mereka yang paling terdampak. Selain itu, FPPJ mendorong agar kolaborasi dan solidaritas antarpemerintah daerah terus dibangun dalam berbagai persoalan kemanusiaan.
“Jakarta adalah bagian dari Indonesia. Ketika saudara kita di NTT membutuhkan bantuan, maka sudah sepatutnya kita hadir. Ini bukan hanya soal bantuan, tetapi tentang bagaimana kita menjaga rasa persaudaraan sebagai satu bangsa,” tambah Endriansyah.
FPPJ menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan apresiasi terhadap setiap kebijakan pemerintah yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan nilai-nilai kemanusiaan. Bagi FPPJ, kepedulian adalah bukti bahwa pembangunan tidak hanya tentang angka dan infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan rasa kemanusiaan dan solidaritas bagi sesama.
Sebagaimana diketahui, gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). BNPB mencatat 47 orang meninggal dunia dan ribuan warga mengungsi akibat bencana tersebut. Hingga kini, proses evakuasi, penanganan korban, dan pemulihan pascabencana masih berlangsung. ***










