Nabire, SPN – Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026 siap digelar dan diikuti delapan kabupaten se Provinsi Papua Tengah. Ajang tahunan ini menjadi wadah pelajar menampilkan karya seni, sains, teknologi, hingga budaya daerah sebagai bentuk kreativitas generasi muda Papua Tengah.
Delapan kabupaten yang ambil bagian yaitu Nabire, Paniai, Mimika, Intan Jaya, Deiyai, Dogiyai, Puncak, dan Puncak Jaya. Masing-masing daerah mengirim delegasi pelajar terbaik untuk berkompetisi dalam berbagai kategori lomba.

Ketua Panitia Pelaksana Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026, Deni Tenouye, mengemukakan, Festival Cahaya Kreasi 2026 mengusung tema “Cahaya Inovasi dari Bumi Meepago”. Rangkaian kegiatan meliputi lomba karya ilmiah remaja, vlog edukasi, tarian kreasi, musik tradisional, pameran produk UMKM pelajar, serta workshop literasi digital. Seluruh kegiatan dipusatkan di Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah.
Deni yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah menjelaskan, setiap kabupaten mengirimkan 18 peserta dan dua orang pendamping sehingga total kontingen masing-masing berjumlah 20 orang.

Ia menegaskan seluruh biaya peserta selama mengikuti festival menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah.
Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026 akan berlangsung selama empat hari 24 – 27 Juni 2026, mempertandingkan enam cabang lomba seni dan budaya yang melibatkan pelajar dari delapan kabupaten di Papua Tengah. Cabang-cabang yang diperlombakan antara lain tari kreasi, kuliner tradisional, fashion show, musik akustik, serta berbagai kategori seni budaya lainnya.
Menurut Ketua Panitia Festival Cahaya Kreasi Pelajar Papua Tengah 2026, Deni Tenouye, dengan semangat kebersamaan delapan kabupaten, Festival Cahaya Kreasi Pelajar 2026 diharapkan melahirkan generasi Papua Tengah yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing, serta bangga terhadap warisan budaya Papua Tengah.






