NABIRE, SPN – Aliansi Pemuda Nabire menyatakan siap bergerak bersama menggalang donasi bagi para korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Ke tiga komunitas pemuda di Nabire itu yakni Komunitas Peduli, Pemuda Katolik Komisariat Cabang Nabire, serta Pemuda FLOBAMORA Nabire. Aksi kemanusiaan ini menjadi bentuk solidaritas pemuda Papua untuk korban gempa di NTT.
Bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur pada Sabtu 15 Agustus 2026 menyita perhatian masyarakat luas, termasuk para pemuda di Kabupaten Nabire. Melihat kondisi para korban, Aliansi Pemuda Nabire berinisiatif membentuk posko penggalangan bantuan.
Koordinator Aliansi Pemuda Nabire, Gerson Lalep mengatakan aksi ini murni digerakkan dari hati ke hati untuk membantu sesama yang sedang tertimpa musibah. “Kami pemuda Nabire merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita di NTT. Gempa ini tidak memandang suku dan agama. Hari ini mereka yang kena, besok bisa siapa saja. Karena itu kami harus bersatu galang donasi,”_ ujarnya, Rabu (19/8/2026).
Bentuk bantuan yang akan dikumpulkan berupa uang tunai, pakaian layak pakai, makanan, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya. Posko penggalangan donasi akan dibuka di beberapa titik di Kota Nabire dan berlangsung selama dua minggu ke depan.
Gerson Lalep berharap masyarakat Nabire dan sekitarnya bisa ikut berpartisipasi. Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan langsung bekerja sama dengan PMI dan pemerintah daerah setempat agar tepat sasaran kepada para korban di NTT. “Ini bukan soal seberapa besar yang kita beri, tapi seberapa besar kepedulian kita. Mari kita tunjukkan bahwa pemuda Nabire peduli,” tuturnya.
Ditemoat yang sama Sekretaris tim, Abraham Agapa, menyampaikan bahwa ketiga komunitas tersebut telah bersepakat untuk bergerak bersama. “Ketiga komunitas ini bersepakat untuk melakukan aksi kemanusiaan bagi bencana gempa bumi NTT. KAMI BERGABUNG BERSATU untuk menggalang donasi,” tegasnya.
Penggalangan donasi untuk korban gempa NTT kali ini akan berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 19 hingga 25 Agustus 2026, yang dipusatkan di beberapa titik perempatan lampu merah di Nabire.
Aliansi pemuda ini berharap seluruh lapisan masyarakat di Nabire dapat berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini, sekecil apa pun bantuannya, agar dapat meringankan beban para korban di NTT.








