Ambon, SPN – Carlo Ancelotti memuji kekuatan mental para pemainnya setelah Brasil bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Jepang 2-1 di babak 32 besar Piala Dunia, Senin waktu setempat.
Ini menjadi pertama kalinya sejak 2002 Brasil mampu membalikkan defisit di laga knockout Piala Dunia. Gol penentu dicetak Gabriel Martinelli di menit ke-95 setelah Casemiro menyamakan skor lewat sundulan di menit 56.

“Ini pertandingan paling komplit yang kami mainkan di Piala Dunia”, ujar Carlo Ancelotti. Ancelotti menyebut kunci comeback adalah kesabaran dan perubahan taktik saat jeda.
“Di jeda babak pertama saya bilang ke pemain untuk bersabar, karena cepat atau lambat kami akan mencetak gol. Tapi kami harus menjaga bentuk permainan agar tidak kebobolan lagi”. tutur Ancelotti.
Ancelotti mengakui, di babak pertama timnya kesulitan karena Jepang bertahan sangat rapat. Di babak kedua anak asuhnya mendapat ruang dan lebih banyak melakukan umpan silang yang disebutnya sebagai revolusi taktik.

Pelatih asal Italia itu juga menyoroti peran Martinelli yang masuk dari bangku cadangan.
“Martinelli punya intensitas tinggi. Dia selalu dalam performa terbaiknya. Dia adalah pemain pengganti yang sempurna”, kata Ancelotti menambahkan.
Menurut pelatih Brasil Carlo Ancelotti, kini dengan mental yang jauh lebih kuat, Brasil melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga Pantai Gading vs Norwegia di New Jersey, Minggu.






