Pengeboran Sumur Dalam Dimulai di RSUP M. Djamil, Pasokan Air Bersih Ditargetkan Mandiri

Avatar photo
Menteri Dody Memulai Langsung Pengeboran Sumur Dalam Pertama RSUP M Djamil Padang ( Foto : SPN/ Adinda)
Menteri Dody Memulai Langsung Pengeboran Sumur Dalam Pertama RSUP M Djamil Padang ( Foto : SPN/ Adinda)

Padang SPN – Upaya memastikan pasokan air bersih di RSUP Dr. M. Djamil Padang mulai memasuki tahap baru. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memulai langsung pengeboran sumur dalam sedalam 120 meter di rumah sakit rujukan utama Sumatera Barat tersebut.

Dody menyebut, ketersediaan air bersih di rumah sakit tidak boleh terganggu, apalagi RSUP M. Djamil melayani pasien rujukan dari berbagai provinsi. Selama lebih dari dua bulan terakhir, kebutuhan air rumah sakit masih disuplai lewat 14 mobil tangki setiap hari.

“Hari ini kita mulai solusi permanen. Pengeboran sumur dalam ini ditargetkan selesai sekitar 10 harian,” kata Dody di lokasi. Jumat (30/01/2026)

Sumur bor ini ditargetkan menghasilkan debit sekitar 10 liter per detik atau setara 864 meter kubik per hari. Jika sudah terhubung ke jaringan utama rumah sakit, pasokan air mandiri diperkirakan bisa memenuhi hampir 90 persen kebutuhan harian.

“Kalau sudah tersambung, hampir 90 persen kebutuhan air bisa kita layani. Sisanya akan kita cari tambahan supaya suplainya bisa lebih dari 100 persen,” ujarnya.

Sumur Dalam 120 Meter Akan Menjadi Sumur Permanen (Foto : SPN/Adinda)
Sumur Dalam 120 Meter Akan Menjadi Sumur Permanen (Foto : SPN/Adinda)

Data Balai Wilayah Sungai Sumatera V mencatat kebutuhan air RSUP M. Djamil mencapai 1.776 meter kubik per hari. Selama ini ketergantungan pada PDAM dinilai berisiko jika terjadi gangguan suplai. Melalui pengeboran ini, produksi air mandiri ditargetkan meningkat hingga lebih dari 1.100 meter kubik per hari.

Selain pengeboran, pekerjaan juga mencakup pemasangan pompa, pembangunan rumah pompa, jalur pipa ke reservoir, hingga pengujian kualitas air. “Airnya akan diuji dulu, harus setara dengan PDAM sebelum dialirkan ke rumah sakit,” jelas Dody.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengapresiasi langkah cepat Kementerian PU. Ia menegaskan RSUP M. Djamil melayani lebih dari 20 operasi besar setiap hari dan menjadi rujukan untuk Sumatera Barat hingga Bengkulu dan Jambi.

“Ini bentuk kehadiran negara. Dari bantuan tangki air sampai pembangunan sumur bor lengkap dengan pompa dan fasilitas pendukung,” kata Andre.

Hal senada disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi. Menurutnya, pemenuhan air bersih menjadi kebutuhan krusial bagi layanan kesehatan dan masyarakat Kota Padang.

“Mudah-mudahan kebutuhan air RSUP M. Djamil segera terpenuhi. Air ini sangat substansial bagi rumah sakit,” ujarnya.