Jakarta SPN – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan ruas Padang–Bukittinggi yang terdampak longsor. Jalan provinsi via Malalak saat ini tidak dapat dilalui, sementara jalan nasional via Padang Panjang (Lembah Anai) masih diberlakukan pembatasan lalu lintas.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan dan pemulihan konektivitas menjadi prioritas utama.
“Kementerian PU berkomitmen melakukan penanganan cepat dan terkoordinasi agar akses Padang–Bukittinggi segera pulih dan aman bagi masyarakat,” ujar Menteri Dody. Kamis (15/01/26)

Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, penanganan difokuskan pada pembersihan material longsor, stabilisasi lereng, dan pengamanan badan jalan. Sejak 16 Desember 2025, ruas Sicincin–Padang Panjang dibuka terbatas bagi kendaraan roda empat pukul 17.00–08.00 WIB, dan saat ini telah memasuki tahap konstruksi permanen dengan pekerjaan bore pile.
Mengingat ruas tersebut merupakan jalur vital perekonomian, Kementerian PU menargetkan pembukaan penuh akses jalan pada arus mudik dan balik Lebaran 2026. Untuk percepatan, Kementerian PU juga mempertimbangkan dukungan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI). Estimasi anggaran akan ditetapkan setelah kajian teknis selesai.
Selama penanganan berlangsung, pengguna jalan diimbau menggunakan jalur alternatif melalui Solok–Sitinjau Lauik–Danau Singkarak meskipun memerlukan waktu tempuh lebih panjang








