JAKARTA, SPN — Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Ryaas Rasyid melontarkan pandangan keras mengenai kondisi Indonesia. Ia menilai bangsa ini sedang berada di persimpangan jalan dengan fondasi negara yang terus melemah.
“Ujung dari negara ini adalah bubar. Indonesia tidak punya masa depan,” kata Ryaas Rasyid dalam kanal YouTube Forum Keadilan Madilog, Kamis (3/9/2026).
Menurut Ryaas, soliditas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi faktor utama yang masih menjaga keutuhan republik.
“Kalau tentara pecah, selamat tinggal Republik Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menyoroti dinamika politik nasional. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto memegang kekuasaan formal, sedangkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo masih memiliki pengaruh melalui jaringan politik yang dibangunnya.
“Prabowo yang memiliki kekuasaan formal. Sementara Jokowi masih menguasai kekuasaan-kekuasaan jaringan,” pungkasnya.
Catatan Redaksi, Pernyataan ini merupakan pandangan pribadi Ryaas Rasyid dalam forum diskusi publik dan bukan sikap resmi pemerintah maupun IPDN. ***





