JAKARTA, SPN – Seorang warga setempat yang juga konten kreator membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan penemuan patung bergaya Firaun di lereng Gunung Salak.
Melalui unggahan di media sosial, Al menyebut kabar tersebut merupakan hoaks. Menurut dia, patung yang viral berada di kawasan bekas Vila Asaba yang dahulu dikenal sebagai Taman Kupu-Kupu, objek wisata di Desa Cidahu, Kabupaten Sukabumi, berbatasan dengan Desa Parakan Salak.
“Itu memang patung yang sudah lama ada, bahkan jumlahnya banyak. Bukan penemuan baru atau peninggalan peradaban kuno,” ujarnya dalam keterangan resmi di media sosial Bang Al.
Ia menjelaskan kawasan tersebut dulunya merupakan tempat wisata yang memiliki berbagai patung dan koleksi satwa layaknya kebun binatang mini.
Al mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa melakukan verifikasi.
“Kalau tidak percaya, datang saja langsung ke lokasi agar bisa melihat kondisi sebenarnya,” katanya.
Sebelumnya, foto dan video patung menyerupai Firaun di kawasan tersebut viral di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai asal-usulnya. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari instansi berwenang yang menyatakan patung tersebut merupakan temuan arkeologis. ***






