JAKARTA, SPN – Pendiri Srikandi Jaga Desa sekaligus Utusan Khusus Presiden RI, Hashim S. Djojohadikusumo, mengukuhkan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa dari seluruh Indonesia di Ballroom The Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/7).
Pelantikan yang mengusung tema “Perempuan Berdaya, Desa Sejahtera” tersebut menjadi momentum memperkuat peran perempuan dalam mendukung pembangunan desa dan mengawal berbagai program strategis pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Ella Nurlaela Tubagoes resmi dilantik sebagai Ketua Umum DPP Srikandi Jaga Desa bersama jajaran pengurus tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Hashim mengatakan, keterlibatan perempuan memiliki peran penting dalam memastikan berbagai program pemerintah di tingkat desa berjalan dengan baik. Menurutnya, sejumlah program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, hingga Sekolah Rakyat membutuhkan dukungan sekaligus pengawasan dari seluruh elemen masyarakat.
“Program-program pemerintah dengan tujuan mulia sudah mulai berjalan. Namun, jika pelaksanaannya tidak diawasi dan dibina dengan baik, hasilnya tentu tidak akan maksimal,” ujar Hashim melalui keterangan resminya.

Ia menambahkan, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada pengawasan bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat desa.
“Program yang tujuan mulia jangan sampai gagal karena lemahnya pengawasan. Mari kita kawal bersama agar setiap program berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” katanya.
Selain pelantikan pengurus, kegiatan juga dirangkai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indra Utama dan Ketua Umum SMSI Firdaus sebagai bentuk sinergi dalam mendukung publikasi, edukasi, serta penyebarluasan informasi terkait pembangunan desa.
Melalui kolaborasi tersebut, SMSI yang beranggotakan ribuan perusahaan media siber di Indonesia berkomitmen mendukung pelaksanaan program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa). Selain itu, kedua organisasi juga akan membentuk Pokja News Room Jaga Desa di berbagai kabupaten dan kota.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), media massa, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola desa yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. ***

