TNI AU Telah Menyiagakan 5 Helikopter Andalannya Untuk Operasi Pemadaman Udara

Kadispenau Marsma Feri Yunaldi pastikan TNI AU tetap maksimal tangani karhutla walau banyak kendala. 5 helikopter & 11 pesawat dikerahkan untuk OMC.
Kadispenau Marsma Feri Yunaldi pastikan TNI AU tetap maksimal tangani karhutla walau banyak kendala. 5 helikopter & 11 pesawat dikerahkan untuk OMC.

JAKARTA, SPN – Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi memastikan TNI AU akan terus memaksimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) walaupun banyak kendala di lapangan.

Feri Yunaldi menyebut, TNI AU telah menyiagakan 5 helikopter andalannya untuk operasi pemadaman udara, patroli titik api, dan mobilisasi personel. Helikopter tersebut dikerahkan di beberapa titik rawan seperti Ibu Kota Nusantara (IKN), Gunung Ciremai Jawa Barat, Gunung Lawu, hingga TPA Galuga Bogor.

Tak hanya itu, sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto, TNI AU juga mengerahkan 11 pesawat angkut termasuk Hercules C-130, CN-295, Cassa 212, hingga A400M untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Pada Rabu (28/10), TNI berhasil menyemai 9,2 ton garam NaCl dan 1,6 ton dry ice di langit Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Hasilnya, hujan turun di Palangkaraya, Katingan, Kapuas Hulu, hingga Singkawang dan membantu mengurai kabut asap.

“TNI AU melalui Lanud Sjamsudin Noor tidak akan berhenti mengawal misi OMC ini sampai seluruh ruang udara Kalimantan benar-benar bersih dan bebas dari asap,” tegas Danlanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita.

TNI AU menegaskan komitmennya untuk terus optimalkan alutsista dan sinergi dengan BNPB, BMKG, dan BRIN demi melindungi masyarakat dari dampak karhutla.

No More Posts Available.

No more pages to load.