JAKARTA, SPN — Sorak sorai warga menggema di RT 01 RW 03, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, saat tiga tiang panjat pinang berdiri megah dengan hadiah menggantung di puncaknya.
Hiburan rakyat yang telah hampir 20 tahun tidak pernah digelar itu kembali hadir berkat Yayasan JNT.
Ratusan warga memadati lokasi untuk menyaksikan peserta dari karyawan JNT dan masyarakat sekitar berlomba menaklukkan batang pinang yang licin.
“Saya sudah lama tidak melihat perlombaan ini, seru sekali ajak anak-anak melihat, jadi tahu panjat pinang oh begini, terkahir saya melihat tahun dua ribu, itu juga di Ancol,” kenang Murwati saat ditemui SPN, Minggu, (30/8/2026).
Bagi Murwati, warga Susukan, panjat pinang merupakan hiburan yang paling dirindukan. Ia mengaku terharu karena tradisi tersebut akhirnya kembali menghiasi perayaan kemerdekaan di lingkungannya.
Menurutnya, kemeriahan acara juga membawa berkah bagi warga yang membuka lapak dadakan. Sejumlah penjual kopi, gorengan, minuman, dan jajanan ringan tampak ramai melayani pengunjung sepanjang kegiatan berlangsung, sehingga turut menambah penghasilan masyarakat.

Sementara itu, Deva (18), salah satu peserta, mengaku baru pertama kali mengikuti panjat pinang. Ia menyebut pengalaman tersebut mengajarkan arti kekompakan dan kerja sama dalam meraih tujuan bersama.
Penyelenggara menghadirkan tiga tiang panjat pinang sebagai simbol kebersamaan, sekaligus menghidupkan kembali tradisi hiburan rakyat yang sempat lama menghilang dari kawasan Susukan, Ciracas mengulang ingatan warga setempat. ***





