The Antheia Project Dampingi Anak Kepulauan Seribu Siapkan Masa Depan

KEPULAUAN SERIBU, SPN — Program santunan bagi anak-anak di Kepulauan Seribu tidak berhenti pada pemberian bantuan. The Antheia Project bersama Yayasan Al Qohhar melanjutkan pendampingan dengan membantu anak penerima manfaat mengenali potensi diri dan mempersiapkan masa depan.

Pendampingan psikologis itu diberikan kepada anak penerima santunan yang telah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah dan memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pulau Kelapa dan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, pada 11 Agustus 2026. Anak-anak penerima manfaat berusia sekitar 18 tahun bertemu langsung dengan psikolog untuk membicarakan rencana pendidikan dan kehidupan setelah lulus sekolah.

Pendampingan tidak hanya berfokus pada pilihan untuk melanjutkan kuliah. Mereka juga diajak mengenali potensi dan kesiapan diri, mengelola keraguan, serta mempertimbangkan berbagai tantangan sebelum menentukan pilihan pendidikan maupun pekerjaan.

Co-Founder dan CEO The Antheia Project Ruhani Nitiyudo mengatakan, bantuan kepada anak-anak seharusnya tidak berhenti ketika santunan diberikan.

“Bantuan tidak seharusnya berhenti ketika santunan diberikan. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak yang kami dampingi juga memiliki kesempatan untuk tumbuh, mengenali potensinya dan berani memiliki cita-cita untuk masa depan,” ujar Ruhani.

Menurut dia, pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan anak-anak penerima manfaat memiliki kesempatan untuk terus berkembang dan mempersiapkan masa depan.

Pendidikan menjadi salah satu perhatian utama, terutama bagi anak-anak di wilayah kepulauan yang menghadapi pilihan berbeda setelah menyelesaikan sekolah menengah.

Melalui pendampingan psikologis, anak-anak diharapkan semakin percaya diri dalam menentukan langkah berikutnya, baik melanjutkan pendidikan maupun memilih jalur lain sesuai potensi dan cita-cita mereka.

Program ini menjadi bagian dari kelanjutan Antheia Sedekah yang sebelumnya telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat dan anak-anak di sejumlah wilayah Kepulauan Seribu.

Bagi The Antheia Project, pendekatan tersebut menempatkan santunan bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai pintu masuk untuk mendampingi anak-anak penerima manfaat agar memiliki kesempatan tumbuh dan merancang masa depan secara lebih mandiri. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.