JAKARTA, SPN – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan ini terpantau masih bertahan di kisaran Rp17.700-an hingga Rp17.800-an.
Berdasarkan data pasar terakhir per 20 September 2026, kurs tengah Rupiah berada di Rp17.812,10 per 1 Dolar AS, yang menjadi level tertinggi dalam sebulan terakhir.
Sementara itu, kurs resmi Bank Indonesia mencatat Kurs Jual, Rp17.791,51, sementara Kurs Beli, Rp17.614,49.
Perbandingan di beberapa bank pagi ini (data 20 Sept):
– BRI: Jual Rp18.045 / Beli Rp17.745
– Permata: Jual Rp18.035 / Beli Rp17.825
– BCA TT Counter: Jual Rp17.775 / Beli Rp17.685
Penguatan tipis Rupiah ditopang melemahnya Indeks Dolar AS (DXY) ke 100,223 setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan menjadi 3,75-4,00 persen pada pertengahan September. Namun analis memprediksi Rupiah masih akan fluktuatif di rentang Rp17.610 – Rp17.850 pada awal pekan ini karena tekanan safe haven Dolar AS dan arus modal asing.
Bagi masyarakat yang butuh transaksi Dolar hari ini, disarankan cek ulang kurs di bank masing-masing karena bank besar biasanya update kurs baru Senin pagi setelah libur akhir pekan.









