BANDUNG, SPN – Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Barat melampaui target pengadaan setara beras 2026. Hingga 22 Oktober 2026, realisasi pengadaan mencapai 694.947 ton atau 100,07 persen dari target 694.432 ton.
Capaian tersebut menunjukkan kinerja pengadaan BULOG Jabar sekaligus upaya mendukung penyerapan hasil panen petani dan memperkuat ketahanan pangan.
Meski target tahunan telah terlampaui, BULOG Jabar memastikan penyerapan gabah dan beras petani tetap berlanjut hingga akhir tahun 2026.
“Alhamdulillah, BULOG Jawa Barat berhasil melampaui target pengadaan setara beras tahun 2026 dengan realisasi 694.947 ton atau 100,07 persen. Meski target telah tercapai, kami akan terus menyerap gabah petani hingga akhir Desember dan melanjutkan komitmen ini pada tahun-tahun berikutnya, khususnya untuk mendukung petani di Jawa Barat,” ucap Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Jawa Barat, Nurman Susilo, Jumat (23/10/2026).
- Densus 88 Tangkap 12 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Terungkap Latihan Fisik dan Tembak
- Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini Kamis 15 Oktober 2026: BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi 4 Meter dan Banjir Rob di 11 Wilayah
- 573 Kasus Kekerasan di Sekolah Naik 100 Persen, Wakil Ketua MPR Minta Pencegahan Konsisten
Bulog Jabar, hingga Maret 2026 capaian pengadaan telah mencapai 125.910 ton setara beras atau sekitar 18,13 persen dari target. “Kita tetap optimis untuk mencapai target pengadaan tahun 2026, sebagai perbandingan di tanggal 9 Maret 2025 tahun lalu kita mencatat pengadaan 32.086 ton setara beras dan di akhir tahun berhasil mencapai target,” ujar Nurman Susilo.
BULOG Jabar terus memperkuat sinergi dengan petani, kelompok tani, penggilingan padi, Pemda, TNI, penyuluh pertanian, mitra pengadaan, mitra penggilingan. Kolaborasi diarahkan untuk mengoptimalkan penyerapan hasil panen, memperluas jangkauan pengadaan, serta mendukung kepastian pasar bagi petani.
Perum BULOG secara nasional juga mencetak rekor sepanjang sejarah, hingga 8 Oktober 2026, berhasil menghimpun beras petani sebanyak 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target Pemerintah sebanyak 4 juta ton, melampaui rekor tahun 2025 sebanyak 3.191.969 ton.vBulog Jawa Barat menjadi penopang utama Pengadaan Beras Nasional.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, selanjutnya terima kasih juga atas kepercayaan Bapak Presiden kepada BULOG, serta dukungan Kemenko Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, TNI, pemerintah daerah, para petani, penyuluh, mitra kerja, dan seluruh pihak,” ujar Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.
Meski target tercapai, penyerapan gabah petani tetap berlanjut hingga akhir Desember 2026. BULOG Jabar juga memastikan stok beras aman dan harga stabil di pasar, menjaga Cadangan Pangan Pemerintah.










