JAKARTA, SPN – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu (09/09/2026) pagi bergerak menguat 55 poin atau 0,31 persen menjadi Rp17.577 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.632 per dolar AS.
Penguatan ini seiring dengan pelemahan indeks dolar AS (DXY) yang turun 0,35% ke 98,82. Analis menyebut penguatan rupiah juga dipengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed yang cenderung dovish
Sebagai perbandingan, pada perdagangan sebelumnya rupiah sempat dibuka di Rp17.645 dan sempat menguat ke Rp17.615 pada pukul 11.08 WIB. Sementara kurs JISDOR BI tercatat di kisaran Rp17.770.
Analis memproyeksikan dalam jangka pendek rupiah masih akan bergerak di rentang Rp17.600 – Rp17.750 per dolar AS, tergantung rilis data cadangan devisa dan sentimen global.



