Revitalisasi Waduk Kampung Rambutan Dimulai, 4,8 Hektare Ditata Jadi Ruang Ekologis dan Publik

Proses revitalisasi Waduk Kampung Rambutan mencakup pengerukan dan pengumpulan sedimentasi dari dasar waduk sebelum dilakukan penataan dan penguatan kawasan. Dokumentasi Maulana Khamal.

JAKARTA, SPN — Revitalisasi Waduk Kampung Rambutan 1, Jakarta Timur, telah dimulai sejak 26 Juni 2026. Penataan mencakup seluruh kawasan waduk seluas sekitar 4,8 hektare, dengan luas genangan maksimal 1,8 hektare.

Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, kawasan ini ditata sebagai ruang terbuka yang mengedepankan fungsi ekologis, rekreasi, konservasi, dan edukasi masyarakat.

Sejumlah fasilitas akan dibangun, antara lain jalur pedestrian, ruang hijau, area bermain anak, amphitheater, sky deck, ramp, jembatan, penerangan, serta sarana pendukung keamanan.

Kawasan Waduk Kampung Rambutan juga termasuk kategori Taman Kecamatan, sehingga komposisi ruangnya diarahkan didominasi tutupan hijau dan vegetasi.

Revitalisasi dengan anggaran sekitar Rp58,54 miliar ini ditargetkan selesai pada 15 Desember 2026. Seluruh dokumentasi dalam berita ini milik SPN oleh Maulana Khamal.

 

Pengerukan sedimentasi dilakukan sebagai bagian dari revitalisasi Waduk Kampung Rambutan, disertai penebalan dan penguatan tebing menggunakan konstruksi bronjong.

 

 

Pembangunan tiga unit pos jaga mulai dilakukan di pintu masuk dan sejumlah titik kawasan Waduk Kampung Rambutan sebagai bagian dari revitalisasi untuk mendukung keamanan dan pengawasan kawasan.

Pemasangan bronjong dilakukan di sepanjang tanggul kawasan Waduk Kampung Rambutan seluas sekitar 4,8 hektare, melapisi sisi waduk hingga bagian utara sebagai bagian dari penguatan struktur dan penataan kawasan.

 

Trash rack otomatis di pintu air aliran Sungai Cipinang segmen Kampung Rambutan telah berdiri sejak awal 2026. Fasilitas ini berfungsi menangkap dan menahan sampah sebelum masuk ke area waduk.

 

Trash rack otomatis terlihat di bagian depan pintu air aliran Sungai Cipinang segmen Kampung Rambutan. Fasilitas yang telah berdiri sejak awal 2026 ini berfungsi menangkap sampah sebelum masuk ke kawasan waduk.

 

Fasilitas IPAL di kawasan Waduk Kampung Rambutan menjadi bagian dari sistem pengelolaan kualitas air, dengan fungsi mengolah limbah dari permukiman sekitar sebelum dialirkan ke waduk.

Truk pengangkut material konstruksi bronjong terus menyuplai kebutuhan proyek revitalisasi Waduk Kampung Rambutan. Material tersebut digunakan untuk penguatan tanggul di sejumlah sisi waduk.

 

Sejumlah titik di kawasan Waduk Kampung Rambutan disiapkan sebagai area penghijauan. Penataan vegetasi menjadi bagian dari revitalisasi untuk memperkuat fungsi ekologis kawasan.

 

Gerbang depan Waduk Kampung Rambutan menjadi akses utama kawasan yang terhubung langsung dengan area Terminal Kampung Rambutan. ***

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.