JAKARTA, SPN — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur menerjunkan satu unit ambulans dan tiga personel untuk mendukung penanganan kebakaran pabrik bingkai di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (12/8/2026) dini hari.
Tim PMI bersiaga di lokasi untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan selama proses pemadaman dan pendinginan berlangsung. Petugas juga melakukan pemantauan kondisi kesehatan personel yang bekerja di lapangan, termasuk mengantisipasi kelelahan, cedera, maupun kondisi yang membutuhkan pertolongan medis.
Ketua PMI Kota Jakarta Timur Bambang Pangestu Aldryan mengatakan, keselamatan masyarakat dan petugas menjadi perhatian utama dalam setiap penanganan keadaan darurat.
“Dalam setiap kejadian, yang paling penting adalah memastikan masyarakat dan petugas di lapangan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan. Saat petugas pemadam bekerja keras mengendalikan api, kami memastikan dukungan pelayanan kesehatan tetap tersedia apabila ada yang mengalami kelelahan, cedera, atau membutuhkan pertolongan,” ujar Bambang.
Menurut Bambang, kehadiran PMI merupakan bagian dari dukungan kemanusiaan dalam penanganan bencana. Selain masyarakat terdampak, kondisi petugas yang berada di garis depan juga perlu mendapat perhatian karena mereka bekerja dalam situasi berisiko.
Kebakaran Pabrik Bingkai
Kebakaran melanda sebuah pabrik bingkai di Jalan Lampiri, RT 04/RW 12, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu dini hari.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas dari warga sekitar pukul 00.25 WIB.
Petugas kemudian bergerak dari Sektor Duren Sawit dan tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 WIB. Operasi pemadaman dimulai pada pukul 00.31 WIB.
Sebanyak 25 unit kendaraan pemadam dikerahkan. Rinciannya, 20 unit berasal dari wilayah DKI Jakarta dan lima unit merupakan bantuan dari Kota Bekasi. Penanganan melibatkan sekitar 125 personel, terdiri atas 100 petugas dari Jakarta dan 25 personel dari Kota Bekasi.
Petugas berupaya memadamkan api sekaligus mencegah kobaran merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 03.30 WIB.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan yang dimulai sekitar pukul 04.02 WIB. Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat titik api atau bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala, antara lain sumber air yang cukup jauh dari lokasi. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kelancaran suplai air selama operasi.
Akses menuju lokasi juga relatif sempit sehingga menjadi tantangan bagi kendaraan pemadam untuk masuk dan melakukan manuver secara optimal.
Hingga penanganan berlangsung, belum terdapat laporan mengenai korban akibat kebakaran. Sementara itu, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
PMI Jakarta Timur mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kejadian, khususnya petugas pemadam kebakaran yang bekerja sejak dini hari untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas. ***









