JAKARTA, SPN — Meningkatnya kebutuhan masker di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) membuat sejumlah toko di Jakarta mulai membatasi pembelian. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga ketersediaan stok agar dapat dijangkau lebih banyak masyarakat.
Pantauan di kawasan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/9), salah satu toko retail modern bernama Nice So di Susukan-Ciracas, Jakarta Timur, mulai memasang pengumuman “Pembelian masker maksimal 1 box/1 pack..
Pembatasan serupa juga ditemukan di beberapa warung dan toko obat nonapotek yang menjual masker eceran. Kini hanya bisa di beli per box.
Menyikapi hal ini, DPRD DKI Jakarta nampaknya telah membaca pola berulang pihak penjual masker seperti saat wabah covid-19 melanda.
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, meminta produsen, distributor, hingga pedagang tidak menimbun masker maupun memanfaatkan situasi bencana dengan menaikkan harga.

“Jangan memanfaatkan situasi ini. Karena ini adalah situasi musibah untuk kita semua. Secara kemanusiaan, musibah ini jangan dimanfaatkan untuk mencari keuntungan,” ujar Yuke dikutip Kamis, (10/9/2026).
Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat pengawasan terhadap pusat distribusi dan pedagang besar, serta melakukan razia pasar secara acak untuk mengantisipasi penimbunan sejak dini.
Ia menegaskan, ketersediaan masker harus tetap terjaga karena menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama lansia dan kelompok rentan yang terdampak paparan abu vulkanik. ***




