Selain itu, Menkop optimis, pembangunan Grha SBW ini memiliki makna strategis sebagai pusat kegiatan pendidikan, pelatihan, dan layanan koperasi. Gedung ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas anggota dalam bidang manajemen usaha, literasi keuangan, dan digitalisasi koperasi. “Hal ini menjadi simbol kemajuan dan semangat baru bagi gerakan koperasi perempuan di Jawa Timur,” ucap Menkop.
Ketua Pengurus Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita Jatim Chandra Fatmawati menyebutkan bahwa peresmian Grha SBW ini merupakan momentum sangat istimewa setelah melalui perjalanan panjang. “Pembangunan gedung mulai digaungkan pada 2019, namun terkendala Covid-19, yang kemudian baru dilaksanakan pada 2023,” kata Chandra.
Bagi Chandra, gedung ini bukan sekadar tempat bekerja, bukan sekadar bangunan megah lima lantai, melainkan sebagai simbol dari semangat, ketekunan, kekompakan perempuan-perempuan SBW yang terus tumbuh melalui jalan koperasi. “Jalan koperasi adalah jalan yang kita pilih, karena koperasi artinya kita berjalan bersama-sama, tidak sendiri-sendiri,” ulas Chandra.











