NABIRE, SPN – Pemerintah Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menggelar kegiatan Pembinaan dan Seleksi Pemuda Berprestasi tingkat Kabupaten Dogiyai tahun 2026 yang dipusatkan di Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh puluhan pemuda-pemudi perwakilan dari 10 distrik di Kabupaten Dogiyai. Pemilihan Nabire sebagai lokasi kegiatan dilakukan untuk memaksimalkan fasilitas pembinaan dan akses narasumber dari provinsi.
Bupati Dogiyai, Yudas Tebai., dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Setda Dogiyai, Wilem Tagi, menegaskan bahwa pembinaan pemuda merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan Dogiyai yang bahagia.
“Pemuda adalah aset utama daerah. Melalui seleksi ini, kita tidak hanya mencari yang pintar secara akademik, tetapi juga yang unggul dalam kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kepedulian sosial. Mereka akan kita siapkan menjadi duta Dogiyai di tingkat Provinsi Papua Tengah hingga tingkat nasional,” ujar Wilem.
Kepala Disporapar Dogiyai menjelaskan, ada lima kategori yang diseleksi yakni Pemuda Pelopor, Wirausaha Muda Pemula Berprestasi, Pemuda Kader Pembangunan, Pemimpin Muda Berprestasi, dan Pemuda Kreatif.
Para peserta mendapatkan materi pembekalan tentang wawasan kebangsaan, kepemimpinan pemuda di era digital, bahaya narkoba dan miras, serta public speaking dan penyusunan proposal kreatif.
Seleksi dilakukan secara ketat oleh tim juri yang terdiri dari akademisi, KNPI Papua Tengah, dan perwakilan Dispora Provinsi Papua Tengah. Nantinya, 5 pemuda terbaik akan mewakili Kabupaten Dogiyai pada ajang Pemilihan Pemuda Berprestasi tingkat Provinsi Papua Tengah yang akan digelar di Nabire akhir Oktober ini.
“Kami melihat antusiasme luar biasa. Banyak talenta dari kampung-kampung seperti Moanemani, Kamu, dan Mapia yang potensinya luar biasa. Ini sejalan dengan arahan Majelis Rakyart Papua (MRP) untuk mendata dan membina anak-anak asli Papua yang unggul,” tambah Kepala Disporapar.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan diharapkan mampu melahirkan generasi muda Dogiyai yang bersatu, berdaya saing, mandiri, dan berkarakter.









