Pembangunan Saluran Jacking di Cibubur Baru 15 Persen, Wali Kota Minta Warga Bersabar

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin bersama jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur, Kecamatan Ciracas, serta Kelurahan Kelapa Dua Wetan (KDW) meninjau pembangunan saluran air dengan metode jacking di Jalan Raya PKP, Jakarta Timur, Kamis (3/9/2026).

JAKARTA, SPN – Pembangunan saluran air menggunakan metode jacking di Jalan Raya PKP, Kelurahan Kelapa Dua Wetan (KDW), Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, baru mencapai sekitar 15 persen.

Dari total panjang saluran yang mencapai 406 meter, hingga Kamis (3/9/2026), pekerjaan yang telah diselesaikan baru sekitar 50 meter. Proyek tersebut dimulai sejak 2 Juli 2026 dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin meminta masyarakat, terutama pengguna Jalan Raya PKP, bersabar selama proses pembangunan berlangsung.

“Mohon dukungan dari masyarakat sekitar dan yang biasa melewati jalan ini. Karena terkena pekerjaan jacking, lalu lintas menjadi agak tersendat,” ujar Munjirin saat meninjau proyek tersebut.

Menurut Munjirin, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengatasi genangan yang kerap terjadi di kawasan tersebut saat hujan.

Ia menjelaskan, saluran dibangun dengan metode jacking karena kondisi kontur jalan yang naik-turun. Saluran tersebut nantinya akan mengalirkan air menuju Kali Cipinang.

“Harapannya, pembangunan saluran jacking ini bisa menghilangkan banjir di daerah sini,” kata Munjirin.

Proyek saluran air tersebut melintasi wilayah Kelurahan Cibubur dan Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas. Pembangunan dijadwalkan berlangsung selama 167 hari kalender, terhitung sejak 2 Juli hingga 15 Desember 2026.

Munjirin berharap pembangunan dapat berjalan lancar sehingga persoalan banjir yang selama ini dialami warga di kawasan tersebut dapat dikurangi. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.