PALEMBANG, SPN – Hujan yang mengguyur Kota Palembang sejak Minggu (25/10/2026) malam hingga Senin (26/10/2026) pagi berhasil melenyapkan kabut asap yang telah menyelimuti wilayah tersebut selama beberapa bulan terakhir, membuat kualitas udara pagi ini terasa jauh lebih segar.
Penantian panjang masyarakat Sumatera Selatan terhadap datangnya hujan akhirnya terjawab. Hujan dengan intensitas ringan hingga merata mengguyur Kota Palembang dan sekitarnya sejak Senin dini hari, pukul 04.00 hingga 07.40 WIB (26/10/2026).
Guyuran air langit ini membawa kelegaan luar biasa bagi warga yang dalam beberapa waktu terakhir harus berjibaku dengan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa menyebut, turunnya hujan membawa angin segar bagi warga kota. Meski demikian, Ia menegaskan bahwa pihak pemerintah dan tim gabungan tidak akan lengah.
“Pertama kita syukuri hujan yang turun sejak tadi malam sampai pagi tadi, hingga kabut asap menghilang di Palembang,” ujar Ratu Dewa saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).
“Hujan tetap kita syukuri, tapi kita tetap stand by supaya Palembang tetap bertahan tanpa asap,” tegasnya.
Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Rony Samtana, juga mengajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri karunia tersebut.
“Mari kita syukuri turunnya hujan ini sebagai berkah dari Allah SWT atas doa dan upaya kita selama ini dalam upaya penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan,” ujar Irjen Pol Rony Samtana.
Penurunan pekatnya kabut asap ini sejalan dengan merosotnya jumlah titik panas (hotspot). Berdasarkan data BPBD Sumsel, jumlah hotspot turun drastis menjadi 73 titik dari sehari sebelumnya yang mencapai 336 titik. Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tercatat masih menyumbang titik panas terbanyak dengan 62 titik hari ini.
Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto, menjelaskan, dinamika atmosfer saat ini sangat mendukung pertumbuhan awan hujan yang dimaksimalkan melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menggunakan bahan semai Natrium Klorida (NaCl).
“Potensi hujan ringan hingga sedang ini diprediksi masih akan meluas ke berbagai wilayah di Sumatera Selatan hingga beberapa hari ke depan,” ujarnya.
Meredanya kabut asap juga mendorong sejumlah sekolah kembali menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin (26/10/2026). SD Negeri 02 Palembang kembali menerima siswa di kelas setelah sebelumnya menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sejak 9 September 2026.









