JAKARTA, SPN – Nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Senin 5 Oktober 2026, diproyeksikan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.880 – Rp17.930 per Dolar AS.
Prediksi ini melanjutkan pergerakan pada penutupan perdagangan Jumat, 3 Oktober 2026 lalu, di mana rupiah ditutup menguat 84 poin ke level Rp17.882 per Dolar AS dari sebelumnya Rp17.965.
Sementara itu untuk perdagangan sepekan ke depan, rupiah diproyeksi berada di rentang Rp17.750 – Rp18.050 per Dolar AS.
Pelemahan rupiah dipengaruhi tensi geopolitik global, khususnya potensi eskalasi konflik AS – Iran dan kekhawatiran di Selat Hormuz yang mendorong risiko inflasi dan kebijakan moneter ketat.
Mengingat hari Minggu (04/10/2026) tidak ada penetapan JISDOR BI, angka resmi JISDOR terakhir Jumat 2 Oktober di level Rp17.898 per USD menjadi acuan pasar.









