JAKARTA, SPN – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS pada perdagangan hari ini Rabu (23/09/2026) masih dibayangi tekanan pelemahan.
Berdasarkan data pasar spot forex, nilai tukar USD/IDR pagi ini berada di level Rp 17.844,5 per Dolar AS.
Pada perdagangan sebelumnya, Selasa sore (22/09/2026), Rupiah ditutup melemah 37 poin (0,21 persen) ke level Rp 17.884 per Dolar AS dari penutupan sebelumnya Rp 17.847.
Direktur PT. Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memproyeksi untuk perdagangan hari ini Rupiah bakal fluktuatif namun diprediksi melemah di rentang Rp 17.880 – Rp 17.930 per Dolar AS.
Faktor Pemicu Pelemahan:
– Sentimen Global: Konflik berkepanjangan AS-Iran dan serangan Houthi di Yaman terhadap wilayah Arab Saudi masih jadi beban utama.
– The Fed: Pasar luas berekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan Federal Reserve pada Oktober, yang membuat Dolar AS menguat sebagai safe haven.
– Faktor Internal: Pergantian Menteri Keuangan pekan lalu juga turut mempengaruhi sentimen pasar.
Untuk acuan Bank Indonesia, kurs tengah USD kemarin tercatat di Rp 17.791,51 (jual) dan Rp 17.614,49 (beli). Di bank swasta seperti BCA, kurs jual TT Counter di Rp 17.775.









