BANJARMASIN, SPN – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan KM Virgo Transport 8 tidak mengalami kelebihan kapasitas saat mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa.
Pernyataan itu disampaikan Dudy dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada Senin (14/09/2026).
Menurut Menhub, KM Virgo Transport 8 memiliki kapasitas maksimal 500 penumpang. Namun saat kejadian, kapal hanya mengangkut 243 orang.
Rinciannya berdasarkan manifest, 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, 1 anak-anak, serta 126 sopir dan kernet.
“Kapal tersebut memiliki kapasitas maksimal 500 penumpang, sedangkan saat kejadian hanya mengangkut 243 penumpang. Jumlah ini masih jauh di bawah batas maksimal yang ditetapkan”, tutur Menhub. Dengan demikian kapal beroperasi dengan kapasitas kurang dari 50% dari batas yang diizinkan.
Menhub meminta seluruh pihak untuk bersabar terkait penyebab kecelakaan. Proses investigasi diserahkan sepenuhnya kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT. “Kami tidak ingin mendahului investigasi KNKT. Yang terpenting, semoga penyebab kecelakaan ini dapat diketahui secara jelas”, kata Menteri Dudy.
Saat ini prioritas pemerintah adalah pencarian, evakuasi, dan pendataan penumpang. Hingga update terakhir, 107 orang selamat dan 6 meninggal dunia, sementara 136 orang masih dalam pencarian.
KM Virgo Transport 8 berbobot 8.540 GT dan membawa 89 unit kendaraan. DPR Komisi V mendesak Kemenhub melakukan investigasi menyeluruh termasuk cek dokumen kelayakan dari BKI dan SPB dari Syahbandar.







