Kurs Rupiah Kamis 17 September 2026 Diprediksi Fluktuatif Terbatas

Rupiah Hari Ini Kamis 17 September 2026 Diprediksi Fluktuatif Melemah Terbatas. Penutupan Rabu di Rp17.696, Support Rp17.620-17.650 Resistance Rp17.730-17.780 Jelang Keputusan The Fed.
Rupiah Hari Ini Kamis 17 September 2026 Diprediksi Fluktuatif Melemah Terbatas. Penutupan Rabu di Rp17.696, Support Rp17.620-17.650 Resistance Rp17.730-17.780 Jelang Keputusan The Fed.

JAKARTA, SPN – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Kamis, (17/09/2026) diperkirakan bergerak fluktuatif namun cenderung melemah terbatas, merespons hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) kebijakan moneter oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed) semalam.

Pada penutupan perdagangan Rabu (16/09/2026), rupiah ditutup melemah tipis 2 poin atau 0,01persen ke level Rp17.696 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya Rp17.694 per dolar AS.

Pergerakan yang cenderung stagnan ini dipicu sikap menunggu dan melihat (wait and see) pelaku pasar global menjelang pengumuman suku bunga acuan AS.

Sentimen Penggerak Hari Ini:

Keputusan The Fed: Investor menahan transaksi agresif. Ketidakpastian arah bunga membuat indeks dolar AS (DXY) mempertahankan keunggulan di level 99,49, mendekati zona psikologis 100.

Tekanan Regional: Mayoritas mata uang Asia juga tertahan akibat penguatan dolar. Pergerakan rupiah sejalan dengan pelemahan serentak di kawasan.

Domestik: Pasar mencermati arah inflasi dan kebijakan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas arus modal asing (capital inflow).

Proyeksi Teknikal Kamis 17 September 2026:

Parameter Rentang Target
Area Support Rp17.620 – Rp17.650
Area Pivot (Penutupan Rabu) Rp17.696
Area Resistance Rp17.730 – Rp17.780
Rentang perdagangan hari ini diperkirakan analis berada di Rp17.720 – Rp17.800, dengan potensi pembukaan melemah ke Rp17.778 (melemah 53 poin/0,30 persen) seperti pola perdagangan pagi sebelumnya.

Bank Danamon dalam laporan pasar uangnya juga mencatat rupiah sebelumnya sempat menguat ke 17.710 didorong intervensi BI dan inflow asing, namun aksi beli dolar oleh bank asing mendorong kembali ke area 17.745-17.780.

Investor disarankan mewaspadai volatilitas tinggi pasca pengumuman The Fed. Jika The Fed agresif, rupiah berisiko menguji Rp17.800. Jika lunak, peluang naik ke Rp17.620 terbuka.

No More Posts Available.

No more pages to load.