Kurs Rupiah Hari Ini 14 Oktober 2026: Melemah 12 Poin ke Rp 17.913 Per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rabu 14 Oktober 2026 Dibuka Melemah 12 Poin ke Rp 17.913 Per USD.
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Rabu 14 Oktober 2026 Dibuka Melemah 12 Poin ke Rp 17.913 Per USD.

JAKARTA, SinarPagiNews – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali tergerus pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu 14 Oktober 2026.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB di pasar spot, rupiah dibuka melemah 12 poin atau 0,07 persen ke level Rp 17.913 per dolar AS. Padahal kemarin, Selasa (13/10/2026), rupiah ditutup menguat 13 poin ke Rp 17.900 per dolar AS.

Penyebab Rupiah Melemah:

1. Sentimen The Fed: Dolar AS memang bergerak lesu, tapi pasar masih was-was menunggu sinyal kenaikan suku bunga Federal Reserve untuk atasi inflasi yang masih tinggi. Probabilitas kenaikan Fed Fund Rate bulan ini naik dari 20,5% ke 22,7 persen.

2. Harga Minyak Melejit: Harga minyak kembali naik hingga tembus US$ 106,48/barel, menambah beban devisa impor minyak RI.

3. Menanti Data CPI AS: Fokus pasar hari ini tertuju pada rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS September. Konsensus memprediksi inflasi tahunan naik ke 3,7 persen dari 3,4 persen,  yang bisa bikin dolar AS makin kuat.

Proyeksi Hari Ini:

Analis memproyeksikan rupiah hari ini bergerak di rentang Rp 17.850 – Rp 17.950 per dolar AS. Secara teknikal, jika jebol Rp 17.950, rupiah bisa melemah lagi menuju level psikologis Rp 18.000 per dolar AS.

Kurs Bank:

– Kurs BI (JISDOR): Rp 17.930 per dolar AS
– Kurs BCA: Beli Rp 17.845 / Jual Rp 17.935
– Kurs BCA E-rate di pasar NDF menguat tipis 0,02 persen ke Rp 17.923.

Kondisi ini membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga masih tertahan di bawah 6.000. Investor masih defensif.

No More Posts Available.

No more pages to load.