Keamanan Harga Mati: Pangdam dan Gubernur Maluku Garansi Groundbreaking Blok Masela Aman

Ambon  SPN – Jelang pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela pada Awal Juli 2026, Forkopimda Maluku memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, kondusif, dan terkendali.

Terkait dengan grundbreaking tersebut, Panhdam XV/Pattimura bersama Gubernur Maluku dan Forkopimda, baru baru ini, turun langsung ke lokasi Blok Masela didesa Lematang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, untuk memastikan semua persiapan berjalan aman dan lancar.

Sponsored Banner Pulauseribu.co.id

Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI, Dody Triwinarto menyatakan, kehadiran TNi dan jajaran Pemerintah  Provinsi, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi bukti nyata kehadiran negara untuk menjamin kelancaran momentum bersejarah yang telah lama dinantikan oleh masyarakat Maluku, khususnya warga Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Selain itu keamanan merupakan hak mutlak yang perlu dirasakan seluruh masyarakat. “Keamanan adalah harga mati. TNI-Polri bersama seluruh aparat keamanan siap mengawal penuh seluruh tahapan groundbreaking Blok Masela. Saya tegaskan, tidak ada tempat bagi siapa pun yang ingin memprovokasi atau mengganggu jalannya pembangunan”, ujar Mayjen TNI Dody Triwinarto.

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto (Foto : Istimewa)
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto (Foto : Istimewa)

Pada kesempatan Itu Pangdam XV/ Pattimura mengajak seluruh masyarakat Maluku, khususnya Kepulauan Tanimbar, untuk tetap bersinergi, menjaga persatuan, dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat menghambat kemajuan daerah.

Pangdam juga meminta seluruh elemen masyarakat mendukung agar proses pembangunan dapat berjalan tanpa gangguan dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Hendrik Lewerissa serta Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa menyatakan kesiapan penuh mengawal agenda nasional tersebut dan mengimbau masyarakat mengedepankan semangat persaudaraan, serta bersama-sama menyambut era baru yang akan membawa dampak ekonomi luar biasa bagi kawasan Timur Indonesia.

Gubernur Hendrik Lewerissa Bersama Pangdam XV/Pattimura serta Forkopimda Meninjau Lokasi Groundbreaking Blok Masela di Desa Lermatang Kabupaten Kepulauan Tanimbar (Foto : Istimewa)
Gubernur Hendrik Lewerissa Bersama Pangdam XV/Pattimura serta Forkopimda Meninjau Lokasi Groundbreaking Blok Masela di Desa Lermatang Kabupaten Kepulauan Tanimbar (Foto : Istimewa)

“Blok Masela bukan sekadar proyek. Ini adalah awal dari babak baru pembangunan Maluku. Setelah diperjuangkan bertahun-tahun, saatnya kita menyambut era baru yang akan membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi kawasan timur Indonesia”, ujar Gubernur Hendrik Lewerissa.

Gubernur mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Tanimbar untuk menjadikan groundbreaking ini momentum persatuan, bukan perpecahan. Pemprov Maluku sudah membentuk Tim Terpadu melalui SK Gubernur No. 519 Tahun 2026 untuk memastikan dampak sosial kemasyarakatan ditangani sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Pelaksanaan groundbreaking Blok Masela menjadi tonggak sejarah penting setelah perjalanan panjang pengembangan ladang gas raksasa tersebut. Keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada sinergi erat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, aparat keamanan, dan dukungan masyarakat luas.

Penulis: Yopi Yacob

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.