NABIRE, SPN – Kapolres Nabire menyatakan penanganan kasus pembunuhan pelajar SMP inisial CKC akan diproses secara transparan dan profesional sesuai hukum yang berlaku.
Penegasan itu disampaikan Kapolres AKBP Samuel Tatiratu saat bertemu dengan keluarga korban dan perwakilan pihak sekolah di Mapolres Nabire pada Jumat (31/07/2026).
“Kami berkomitmen kasus ini diproses secara tuntas, transparan, dan akuntabel. Keluarga tidak perlu khawatir, kami akan bekerja sesuai prosedur dan bukti-bukti yang ada,” ujar Kapolres.
Ia juga meminta keluarga korban untuk percaya pada proses hukum dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, saat ini penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti dan memeriksa beberapa saksi untuk mengungkap motif serta pelaku.
AKBP Samuel Tatiratu menambahkan, Polres Nabire juga membuka ruang komunikasi dengan pihak keluarga agar perkembangan penyidikan bisa diketahui secara berkala.
Kasus pembunuhan pelajar CKC sempat memicu keprihatinan masyarakat Nabire. Polisi mengimbau masyarakat menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat dan bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.
Sebelumnya, suasana haru mewarnai kedatangan keluarga korban ke Polres Nabire. Ibu korban tampak tidak mampu menahan tangis saat menyampaikan permintaan agar anaknya memperoleh keadilan. Ia berharap pelaku dijatuhi hukuman yang setimpal dan meminta kepolisian bertindak secara transparan.
Kasus ini bermula ketika korban ditemukan meninggal dunia di kawasan Waroki, Distrik Nabire Barat, pada Kamis 30 Juli malam. Berdasarkan informasi awal, jasad korban ditemukan dengan luka bakar sehingga memunculkan dugaan kuat adanya tindak pidana pembunuhan.
Setelah menerima laporan, aparat kepolisian bergerak cepat menuju TKP untuk melakukan pengamanan tempat kejadian, olah TKP, dokumentasi, pengumpulan barang bukti, serta mengevakuasi jenazah korban guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Dalam beberapa jam, aparat Kepolisian sudah bisa mengamankan pelaku kejahatan yang dilakukan terhadap mantan pacarnya sendiri
Hingga kini, Satreskrim Polres Nabire masih terus mendalami kronologi kejadian, motif yang melatarbelakangi dugaan pembunuhan tersebut, serta melengkapi seluruh alat bukti yang diperlukan sebelum perkara dilimpahkan ke tahap berikutnya




