Kadispora DKI Ajak Peserta Jamnas XII Lawan Rasa Malas

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Andri Yansyah menyampaikan motivasi kepada peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 dalam kegiatan Jumpa Tokoh di Panggung Utama Jamnas XII, dokumentasi, Pramuka.

JAKARTA, SPN – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Andri Yansyah mengajak peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 untuk melawan rasa malas serta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Andri saat menjadi narasumber dalam kegiatan Jumpa Tokoh di Panggung Utama Jamnas XII, usai upacara 17 Agustus 2026, acara dilangsungkan.

Andri mengatakan kondisi ekonomi, keterbatasan fisik, maupun penampilan bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih kesuksesan. Menurut dia, kemauan untuk berusaha dan ketekunan menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan.

“Orang miskin itu bisa sukses. Orang yang tidak tampan, tidak bagus, tidak cakep itu bisa sukses. Bahkan teman-teman difabel pun bisa sukses. Yang tidak bisa sukses adalah orang malas,” kata Andri dikutip dari laman resmi Pramuka.

Ia mengajak peserta Jamnas membangun kebiasaan rajin dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari sekolah, belajar, bekerja hingga menjalankan ibadah.

“Pokoknya jangan malas. Semuanya harus rajin. Rajin sekolah, rajin belajar, rajin salat, rajin ngaji, rajin tahajud, rajin bekerja. Insya Allah pasti akan mendapatkan jalan yang terbaik kehidupannya masing-masing,” ujarnya.

Selain membangun kebiasaan positif, Andri menekankan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang dapat memberikan pengaruh baik terhadap perkembangan diri.

Menurut dia, lingkungan dan pergaulan dapat menentukan arah kehidupan seseorang. Karena itu, peserta Jamnas diminta bergaul dengan orang-orang yang memiliki kebiasaan dan semangat positif.

“Pergaulan, lingkungan sangat menentukan Anda ke depannya seperti apa,” katanya.

Andri juga mendorong generasi muda memiliki tekad dan target yang jelas. Ia menyarankan peserta membuat jadwal dan menentukan tujuan yang ingin dicapai agar langkah yang dilakukan lebih terarah.

“Tekadkan diri kita sendiri. Saya nggak boleh begini, saya harus bisa memberikan kebanggaan buat orang tua, bisa memberikan kebanggaan buat diri sendiri,” tuturnya.

Ia mencontohkan kebiasaan sederhana seperti merapikan tempat tidur setelah bangun sebagai bagian dari upaya membangun kedisiplinan dan kepedulian terhadap diri sendiri.

“Pada saat dia bangun tidur, kalau anak-anak bangun tidur dia mau merapikan tempat tidurnya, sepertinya dia akan menjadi manusia sukses,” ujar Andri.

Dalam kesempatan tersebut, Andri juga membawa sejumlah hadiah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk dibagikan kepada peserta Jamnas XII.

Kegiatan Jumpa Tokoh menjadi salah satu kesempatan bagi peserta untuk memperoleh motivasi mengenai pentingnya membangun kebiasaan positif, memiliki tekad, menentukan target, serta memilih lingkungan pergaulan yang mendukung perkembangan diri.

Jamnas XII Tahun 2026 diikuti anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari kegiatan pembinaan dan pengembangan generasi muda. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.