NABIRE, SPN – Pengendara di Papua dan Maluku dapat sedikit lega. PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Pertamax mulai Sabtu, 1 Agustus 2026. Di wilayah Papua-Maluku, harga Pertamax yang awalnya Rp. 16.650 kini turun menjadi Rp16.300 per liter.
Penurunan harga ini merupakan bagian dari evaluasi berkala Pertamina terhadap dinamika harga minyak dunia, aspek fiskal, dan daya beli masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan penyesuaian harga berlaku di seluruh provinsi di wilayah Papua dan Maluku dengan PBBKB 7,5 persen.
“Harga baru ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi di Papua-Maluku,” kata Ispiani.
Selain Pertamax, sejumlah BBM non subsidi lainnya juga sudah mengalami penurunan sejak 1 Juli 2026, diantaranya, Pertamax Turbo : Rp19.750 per liter, turun Rp1.450, Dexlite: Rp20.150 per liter, turun Rp3.350 serta Pertamina Dex: Rp21.650 per liter, turun Rp3.650.
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan bahwa penyesuaian harga telah dikoordinasikan dengan pemerintah sesuai regulasi yang berlaku.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak menggunakan BBM dan memastikan pembelian di SPBU resmi agar kualitas terjaga.
Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Pertamina Customer Solution 135 atau akun resmi @pertaminapatraniaga.







