Jaringan Ulama FUHAB Jakarta di 267 Kelurahan Siap Sukseskan Program Pemerintah 

JAKARTA, SPN — Forum Ulama Habaib (FUHAB) Jakarta siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan berbagai program kepada masyarakat melalui jaringan ulama, kiai, dan ustaz di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Ketua Umum FUHAB Jakarta KH Lutfi M Zawawi mengatakan, FUHAB memiliki kepengurusan yang telah terbentuk di 267 kelurahan dan 44 kecamatan, termasuk di wilayah Kepulauan Seribu.

“Keberadaan FUHAB ini mau dijadikan sebagai mitra strategis dalam menyosialisasikan program pemerintah, khususnya program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” kata Lutfi kepada SPN, Selasa, (29/9/2026).

Menurut dia, jaringan kepengurusan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperluas penyampaian informasi pemerintah hingga ke tingkat masyarakat.

Lutfi mengatakan, para ulama, kiai, dan ustaz tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan keagamaan, tetapi juga dapat membantu menyampaikan informasi mengenai program pemerintah dalam berbagai kegiatan pengajian dan majelis taklim.

“Jadi nanti para ustaz ini tugasnya untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang ada di majelis-majelis taklim. Itu yang diharapkan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaannya, pengurus FUHAB di tingkat kecamatan akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan kewilayahan. Sementara pengurus tingkat ranting dapat memfokuskan kegiatan di wilayah masing-masing.

Gagasan tersebut mendapat respons positif dari Wali Kota Jakarta Timur. Ia mengatakan, keberadaan organisasi masyarakat dan keagamaan dapat membantu pemerintah menjalankan program di tengah masyarakat.

“Saya juga buat penilaian saya ke camat, misalnya bisa enggak menggandeng teman-teman organisasi yang ada di situ, termasuk di dalamnya FUHAB. Itu juga salah satu penilaian saya,” kata Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.

Menurut dia, kemampuan camat mengorganisasi dan melibatkan berbagai unsur masyarakat di wilayahnya menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program pemerintah, seperti yang pernah dilakukan FUHAB pada tahun lalu.

“Saya mendukung kegiatan yang seperti tahun kemarin dijalankan, tahun ini dijalankan lagi. Nanti saya akan mendorong para camat untuk bergandengan dengan FUHAB,” kata dia.

Ia meminta kegiatan FUHAB di tingkat kecamatan tidak hanya melibatkan unsur pemerintah dan organisasi dari wilayah tempat kegiatan berlangsung. Camat dan lurah dari wilayah lain juga diharapkan ikut berpartisipasi. Apalagi kata Munjirin, semakin banyak organisasi yang terlibat dalam program pemerintah, semakin luas pula dukungan yang dapat diberikan kepada masyarakat.

“Semakin banyak organisasi di wilayah kita, saya ucapkan terima kasih sekali karena program pemerintah banyak yang ikut mengerjakan. Harusnya tujuannya lebih cepat tercapai. Apalagi ini masalah keagamaan yang mewadahi ulama dan habaib,” pungkasnya. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.