JAKARTA, SPN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, Selasa (3/11/2026).
Pada penutupan perdagangan Senin (2/11/2026), IHSG berhasil ditutup menguat 39,78 poin atau 0,79 persen ke level 5.096,83. Penguatan ini terjadi setelah indeks sempat tertekan hingga menyentuh level 4.981 sebelum kembali di atas level psikologis 5.000.
Pilarmas Investindo Sekuritas mencatat sektor barang baku menjadi penopang dengan kenaikan 2,12 persen, sementara sektor kesehatan paling lemah dengan 0,64 persen.
MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG hari ini rawan berbalik arah dengan support di 5.073 dan resistance di 5.125. Dalam skenario terbaik, IHSG berpeluang menguat menuju 5.456–5.564, namun jika menembus 4.907 berpotensi koreksi ke 4.763–4.845.
Sentimen pasar masih dibayangi net sell asing yang mencapai Rp 112,4 miliar pada Senin, pelemahan rupiah ke Rp 18.156, serta kebijakan baru BEI yang mengeluarkan 81 saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG mulai 2 November.
Rekomendasi saham hari ini antara lain BBRI, ESSA, MAPA, PGEO, serta HRTA, MAPI, dan DEWA sebagai watchlist trading. Investor diimbau mencermati level support 4.955–4.855
dan resistance 5.160–5.260.









