Gempa M 3,5 Guncang Bantul, Getaran Dirasakan hingga Yogyakarta dan Magelang

Ilustrasi BMKG, produk AI.

YOGYAKARTA, SPN Gempa bumi tektonik bermagnitudo (M) 3,5 mengguncang wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (20/8) sore.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pukul 17.20.57 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 7,88 Lintang Selatan (LS) dan 110,45 Bujur Timur (BT), atau sekitar 11 kilometer arah timur laut Bantul.

Gempa tersebut memiliki kedalaman 21 kilometer. BMKG menyebut gempa merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Opak.

Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah. Di Bantul dan Kota Yogyakarta, intensitas mencapai III Modified Mercalli Intensity (MMI), yang dirasakan seperti getaran akibat truk bermuatan melintas.

Sementara di Sleman, Klaten, dan Magelang, getaran dirasakan dengan intensitas II MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung dapat bergoyang.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 17.39 WIB, hasil monitoring juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah, terutama apabila terdapat retakan atau kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan bangunan.

Informasi terkait perkembangan gempa diimbau hanya mengacu pada kanal resmi BMKG. ***

No More Posts Available.

No more pages to load.